<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3962557486756790641</id><updated>2011-04-21T11:32:38.080-07:00</updated><title type='text'>gabriel dan imanuel</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://gabrielkukuh.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3962557486756790641/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gabrielkukuh.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>liverpool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04616733328398765017</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>5</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3962557486756790641.post-5918083746625345693</id><published>2009-02-13T22:04:00.000-08:00</published><updated>2009-02-13T22:08:38.142-08:00</updated><title type='text'>malaikat</title><content type='html'>Tahukah Anda ada berapa nama Malaikat dalam Alkitab? Jika kita membaca&lt;br /&gt;Alkitab maka kita akan mengetahui bahwa ada 4 nama malaikat dalam Alkitab&lt;br /&gt;yang bisa teridentifikasi yaitu: GABRIEL, MIKHAEL, LUSIFER (nama ini ada&lt;br /&gt;dalam Alkitab bahasa Inggris seperti KJV-King James Version, dalam Alkitab&lt;br /&gt;bahasa indonesia disebut Bintang Timur), dan ABADON / APOLION. Nah mari kita&lt;br /&gt;perjelas satu per satu keempat nama malaikat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/komp_2/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-5.jpg" alt="" /&gt;&lt;br /&gt;GABRIEL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gabriel memainkan peran dalam kisah kelahiran Yesus, dan juga sepupu Yesus,&lt;br /&gt;yakni Yohanes Pembaptis yang usianya lebih tua 8 bulan dari Yesus. Lukas 1&lt;br /&gt;mengisahkan tentang imam Zakharia, yang melihat malaikat di bait Allah.&lt;br /&gt;Gabriel mengumumkan bahwa istri Zakharia, Elisabet, akan melahirkan&lt;br /&gt;seorang anak laki-laki yang akan "Menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang&lt;br /&gt;layak bagi-Nya." Zakharia yang sudah tua menjadi ragu-ragu, maka Gabriel&lt;br /&gt;yang menyatakan bahwa ia "yang melayani Allah" (ay 19), menghukum Zakharia&lt;br /&gt;menjadi bisu sampai bayi itu dilahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gabriel mendatangi Maria di nazaret dan memberi tahu bahwa ia akan&lt;br /&gt;melahirkan seorang anak, "Anak Allah Yang Mahatinggi" (ay 32). Maria&lt;br /&gt;menjawab bahwa ia adalah seorang perawan, tetapi Gabriel berkata, "Roh&lt;br /&gt;Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menanungi&lt;br /&gt;engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak&lt;br /&gt;Allah" (ay 35).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gabriel menampakkan diri kepada Daniel dalam kitab Daniel sebagai penafsir&lt;br /&gt;dari berbagai penglihatan Daniel yang misterius. (Dan 8:16; 9:21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MIKHAEL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa Mikhael dalam Alkitab, tetapi hanya satu yang penting yaitu&lt;br /&gt;Mikhael yang menjadi malaikat dengan jabatan Sang Penghulu Malaikat atau&lt;br /&gt;semacam "Pemimpin malaikat atau kepala para malaikat." Nabi Daniel menyebut&lt;br /&gt;dia lebih dari sekali sebagai "Pemimpin", Mikhael adalah malaikat pelindung&lt;br /&gt;surgawi bagi umat/bangsa Israel (Dan 10:13,21; 12:1). Kitab Wahyu&lt;br /&gt;menggambarkan sebuah peperangan pada akhir zaman, dengan Mikhael dan&lt;br /&gt;malaikat-malaikatnya bertempur melawan Naga, Ular Tua, Setan/ Lucifer&lt;br /&gt;dengan 1/3 para malaikat surga yang mejadi pemberontak mengikuti Lucifer&lt;br /&gt;(12:4,7). Jadi Mikhael lebih terlihat perannya pada akhir zaman ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LUSIFER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti namanya yaitu "Pembawa terang". Ini disebutkan hanya sekali dalam PL,&lt;br /&gt;dalam Yesaya 14:12-15:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;How art thou fallen from heaven, O Lucifer, son of the morning! how art thou&lt;br /&gt;cut down to the ground, which didst weaken the nations!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For thou hast said in thine heart, I will ascend into heaven, I will exalt&lt;br /&gt;my throne above the stars of God: I will sit also upon the mount of the&lt;br /&gt;congregation, in the sides of the north:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I will ascend above the heights of the clouds; I will be like the most High.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yet thou shalt be brought down to hell, to the sides of the pit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14:12 "Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar,&lt;br /&gt;engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan&lt;br /&gt;bangsa-bangsa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14:13 Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit,&lt;br /&gt;aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku&lt;br /&gt;hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14:14 Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang&lt;br /&gt;Mahatinggi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14:15 Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat&lt;br /&gt;yang paling dalam di liang kubur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pembaca Alkitab dari berbagai generasi percaya bahwa Lucifer itu&lt;br /&gt;dulunya adalah malaikat yang melayani Allah dengan pujian dan penyembahan,&lt;br /&gt;tubuhnya dipercaya terdiri dari berbagai macam alat musik, ketika ia&lt;br /&gt;bergerak, maka alat musik dalam tubuhnya berbunyi dengan indahnya, pada&lt;br /&gt;mulanya ia memimpin para malaikat pemuji yang berada di sekitar takhta&lt;br /&gt;Allah, namun kemudian ingin menjadi seperti Allah, hendak menyamai Yang&lt;br /&gt;Maha Tinggi, dia seorang malaikat angkuh yang memberontak melawan Allah,&lt;br /&gt;lalu dibuang dari surga ke bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam PB Paulus menyebutkan bahwa setan/Ular Tua/Naga/Singa yang&lt;br /&gt;mengaum-aum "Menyamar sebagai malaikat Terang" (2 Kor 11:14). Dalam&lt;br /&gt;suratnya kepada Timotius mengenai kualifikasi rohani bagi seorang pendeta,&lt;br /&gt;Paulus menyatakan bahwa "Janganlah ia orang yang baru bertobat, agar jangan&lt;br /&gt;ia menjadi sombong dan kena hukuman seperti yang terjadi pada Iblis" (I Tim&lt;br /&gt;3:6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lusifer bersama para malaikat pengikutnya selalu berusaha mendakwa dan&lt;br /&gt;menggoda anak-anak Tuhan, bahkan berusaha menghalangi pemberitaan injil&lt;br /&gt;kerajaan Allah di bumi ini. Pada Masa Kerajaan Seribu Tahun, Lusifer&lt;br /&gt;ditangkap dan diikat serta dilemparkan ke dalam jurang maut supaya ia&lt;br /&gt;jangan menyesatkan bangsa-bangsa sebelum berakhir masa seribu tahun.&lt;br /&gt;Setelah itu dia dilepaskan dan untuk terakhir kalinya akan pergi&lt;br /&gt;menyesatkan bangsa-bangsa pada keempat penjuru bumi dan mengumpulkan&lt;br /&gt;manusia yang berhasil disesatkan dan berperang melawan Allah dan&lt;br /&gt;orang-orang kudusnya. Namun dikalahkan oleh Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Lusifer/Iblis dan para malaikatnya akan dihukum selama-lamanya di&lt;br /&gt;neraka yang kekal bersama orang-orang yang tidak beroleh keselamatan dalam&lt;br /&gt;Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ABADON / APOLION&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan raja yang memerintah mereka ialah malaikat jurang maut; namanya dalam&lt;br /&gt;bahasa Ibrani ialah Abadon dan dalam bahasa Yunani ialah Apolion (Why 11:9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti namanya ialah Kehancuran (Abadon) atau Penghancur/Pembinasa (destroyer-&lt;br /&gt;Apolion)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat Jurang Maut ini memimpin para malaikat lain untuk menyiksa para&lt;br /&gt;manusia yang tidak memakai meterai Allah di dahinya selama 5 bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupa Abadon dan para malaikat ini dalam bentuk belalang-belalang seperti&lt;br /&gt;kuda yang disipakan untuk peperangan, di atas kepala mereka ada sesuatu&lt;br /&gt;yang menyerupai mahkota emas, dan muka mereka sama seperti muka manusia,&lt;br /&gt;rambut seperti rambut perempuan, gigi seperti singa, dada seperti baju&lt;br /&gt;zirah, bunyi sayap mereka seperti bunyi kereta yang ditarik banyak kuda,&lt;br /&gt;yang sedang lari ke medan peperangan, ekornya seperti kalajengking dan ada&lt;br /&gt;sengatnya, di dalam ekor mereka terdapat kuasa untuk menyakiti manusia lima&lt;br /&gt;bulan lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa ini terjadi pada akhir zaman ketika malaikat meniupkan sangkakala&lt;br /&gt;ke lima. Para Malaikat ini hanya menyiksa tetapi tidak mencabut nyawa&lt;br /&gt;manusia pada 7 tahun masa kesusahan di akhir zaman nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http:&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3962557486756790641-5918083746625345693?l=gabrielkukuh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gabrielkukuh.blogspot.com/feeds/5918083746625345693/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gabrielkukuh.blogspot.com/2009/02/malaikat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3962557486756790641/posts/default/5918083746625345693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3962557486756790641/posts/default/5918083746625345693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gabrielkukuh.blogspot.com/2009/02/malaikat.html' title='malaikat'/><author><name>liverpool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04616733328398765017</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3962557486756790641.post-5187274012476697860</id><published>2009-02-13T21:44:00.000-08:00</published><updated>2009-02-13T21:59:37.204-08:00</updated><title type='text'>alam semesta</title><content type='html'>&lt;h3 id="siteSub"&gt;sia, ensiklopedia bebas&lt;/h3&gt;              &lt;div id="jump-to-nav"&gt;Langsung ke: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alam_semesta#column-one"&gt;navigasi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alam_semesta#searchInput"&gt;cari&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;   &lt;!-- start content --&gt;    &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 182px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Universum.jpg" class="image" title="Universum - C. Flammarion, Woodcut, Paris 1888, Coloration : Heikenwaelder Hugo, Wien 1998"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/06/Universum.jpg/180px-Universum.jpg" class="thumbimage" width="180" border="0" height="140" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Universum.jpg" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; Universum - C. Flammarion, Woodcut, Paris 1888, Coloration : Heikenwaelder Hugo, Wien 1998&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Alam semesta&lt;/b&gt;, kata ini digunakan untuk menjelaskan seluruh ruang waktu kontinu di mana kita berada, dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Energi" title="Energi"&gt;energi&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Materi" title="Materi"&gt;materi&lt;/a&gt; yang dimilikinya pada pertengahan pertama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad" title="Abad"&gt;abad&lt;/a&gt; ke-20. Usaha untuk memahami pegertian alam semesta dalam lingkup ini pada skala terbesar yang memungkinkan, ada pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kosmologi" title="Kosmologi"&gt;kosmologi&lt;/a&gt;, ilmu pengetahuan yang berkembang dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Fisika" title="Fisika"&gt;fisika&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Astronomi" title="Astronomi"&gt;astronomi&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada pertengahan terakhir &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad" title="Abad"&gt;abad&lt;/a&gt; ke-20, perkembangan kosmologi berdasarkan pengamatan, juga disebut &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fisika_kosmologi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Fisika kosmologi (belum dibuat)"&gt;fisika kosmologi&lt;/a&gt;, mengarahkan pada pembagian kata alam semesta, antara &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kosmologi_pengamatan&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Kosmologi pengamatan (belum dibuat)"&gt;kosmologi pengamatan&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kosmologi_teoritis&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Kosmologi teoritis (belum dibuat)"&gt;kosmologi teoritis&lt;/a&gt;; yang (biasanya) para ahli menyatakan tidak ada harapan untuk mengamati keseluruhan dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ruang_waktu_kontinu&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Ruang waktu kontinu (belum dibuat)"&gt;ruang waktu kontinu&lt;/a&gt;, kemudian harapan ini dimunculkan, mencoba untuk menemukan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Spekulasi" title="Spekulasi"&gt;spekulasi&lt;/a&gt; paling beralasan untuk model keseluruhan dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ruang_waktu&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Ruang waktu (belum dibuat)"&gt;ruang waktu&lt;/a&gt;, mencoba mengatasi kesulitan dalam mengimajinasikan batasan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Empiris" title="Empiris"&gt;empiris&lt;/a&gt; untuk spekulasi tersebut dan resiko pengabaian menuju &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Metafisika" title="Metafisika"&gt;metafisika&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Lihat_pula" id="Lihat_pula"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Bima Sakti&lt;/b&gt; (&lt;a href="http://jv.wikipedia.org/wiki/Basa_Inggris" title="Basa Inggris"&gt;basa Inggris&lt;/a&gt; &lt;b&gt;Milky Way&lt;/b&gt; iku salah siji &lt;a href="http://jv.wikipedia.org/wiki/Galaksi" title="Galaksi"&gt;galaksi&lt;/a&gt; ing alam semesta. Galaksi Bima Sakti wujudé spiral sing ukurané gedhé, duwé massa ± &lt;span class="texhtml"&gt;10&lt;sup&gt;12&lt;/sup&gt;&lt;/span&gt; massa &lt;a href="http://jv.wikipedia.org/wiki/Sreng%C3%A9ng%C3%A9" title="Srengéngé"&gt;srengéngé&lt;/a&gt;. Galaksi iki ketata saka 200-400 milyar &lt;a href="http://jv.wikipedia.org/wiki/Lintang" title="Lintang"&gt;lintang&lt;/a&gt; lan duwé &lt;a href="http://jv.wikipedia.org/w/index.php?title=Diameter&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Diameter (durung digawé)"&gt;diameter&lt;/a&gt; 100.000 &lt;a href="http://jv.wikipedia.org/wiki/Taun_cahya" title="Taun cahya"&gt;taun cahya&lt;/a&gt;. Let srengéngé karo pusat galaksi iki kira-kira 27.700 taun cahya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sistem &lt;a href="http://jv.wikipedia.org/wiki/Tata_surya" title="Tata surya"&gt;tata suryan&lt;/a&gt;é dhéwé ana ing galaksi Bima Sakti iki.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pusat galaksi iki ketata saka ewonan lintang-lintang tuwa lan nduwèni &lt;a href="http://jv.wikipedia.org/w/index.php?title=Gaya_gravitasi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Gaya gravitasi (durung digawé)"&gt;gaya gravitasi&lt;/a&gt; sing kuwat banget. Ana dugaan yèn ing pusat galaksi iki ana &lt;a href="http://jv.wikipedia.org/wiki/Bolongan_ireng" title="Bolongan ireng"&gt;bolongan ireng&lt;/a&gt; (black hole) sing gedhé banget.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Spiral-spiral (lengan) ing galaksi iki ana 4 sing utama lan 2 sing luwih cilik, kabèh diwiwiti saka pusat galaksi. Spiral-spiral iku yaiku:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://jv.wikipedia.org/w/index.php?title=Lengan_Norma&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Lengan Norma (durung digawé)"&gt;Lengan Norma&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://jv.wikipedia.org/w/index.php?title=Lengan_Scutum-Crux&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Lengan Scutum-Crux (durung digawé)"&gt;Lengan Scutum-Crux&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://jv.wikipedia.org/w/index.php?title=Lengan_Sagitarius&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Lengan Sagitarius (durung digawé)"&gt;Lengan Sagitarius&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://jv.wikipedia.org/w/index.php?title=Lengan_Orion&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Lengan Orion (durung digawé)"&gt;Lengan Orion&lt;/a&gt; utawa lengan lokal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://jv.wikipedia.org/w/index.php?title=Lengan_Perseus&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Lengan Perseus (durung digawé)"&gt;Lengan Perseus&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://jv.wikipedia.org/w/index.php?title=Lengan_Cygnus&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Lengan Cygnus (durung digawé)"&gt;Lengan Cy&lt;/a&gt;              &lt;div id="jump-to-nav"&gt;Langsung ke: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Galaksi#column-one"&gt;navigasi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Galaksi#searchInput"&gt;cari&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;   &lt;!-- start content --&gt;    &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 252px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:NGC_4414_%28NASA-med%29.jpg" class="image" title="Galaksi NGC 4414, spiral galaksi pada rasi bintang Coma Berenices, berdiameter sekitar 17.000 parsec dan berjarak 20 juta parsec."&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/c/c3/NGC_4414_%28NASA-med%29.jpg/250px-NGC_4414_%28NASA-med%29.jpg" class="thumbimage" width="250" border="0" height="206" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:NGC_4414_%28NASA-med%29.jpg" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; &lt;b&gt;Galaksi NGC 4414&lt;/b&gt;, spiral galaksi pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rasi_bintang" title="Rasi bintang"&gt;rasi bintang&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Coma_Berenices" title="Coma Berenices"&gt;Coma Berenices&lt;/a&gt;, berdiameter sekitar 17.000 &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Parsec" title="Parsec"&gt;parsec&lt;/a&gt; dan berjarak 20 juta parsec.&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Galaksi&lt;/b&gt; adalah sebuah sistem yang terikat oleh gaya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gravitasi" title="Gravitasi"&gt;gravitasi&lt;/a&gt; yang terdiri atas &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bintang" title="Bintang"&gt;bintang&lt;/a&gt; (dengan segala bentuk manifestasinya, antara lain &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bintang_neutron&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Bintang neutron (belum dibuat)"&gt;bintang neutron&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lubang_hitam" title="Lubang hitam"&gt;lubang hitam&lt;/a&gt;), gas dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Debu_kosmik&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Debu kosmik (belum dibuat)"&gt;debu kosmik&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Medium_antarbintang" title="Medium antarbintang"&gt;medium antarbintang&lt;/a&gt;, dan kemungkinan substansi hipotetis yang dikenal dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Materi_gelap" title="Materi gelap"&gt;materi gelap&lt;/a&gt;.&lt;sup id="cite_ref-sparkegallagher2000_0-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Galaksi#cite_note-sparkegallagher2000-0" title=""&gt;[1]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;sup id="cite_ref-1" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Galaksi#cite_note-1" title=""&gt;[2]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Kata galaksi berasal dari bahasa Yunani &lt;i&gt;galaxias&lt;/i&gt; [γαλαξίας], yang berarti "susu," yang merujuk pada galaksi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bima_Sakti" title="Bima Sakti"&gt;Bima Sakti&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris" title="Bahasa Inggris"&gt;bahasa Inggris&lt;/a&gt;: &lt;i&gt;Milky Way&lt;/i&gt;). Tipe-tipe galaksi berkisar dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Galaksi_kerdil&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Galaksi kerdil (belum dibuat)"&gt;galaksi kerdil&lt;/a&gt; dengan sepuluh juta&lt;sup id="cite_ref-2" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Galaksi#cite_note-2" title=""&gt;[3]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; (10&lt;sup&gt;7&lt;/sup&gt;) bintang hingga galaksi raksasa dengan satu triliun &lt;sup id="cite_ref-M101_3-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Galaksi#cite_note-M101-3" title=""&gt;[4]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; (10&lt;sup&gt;12&lt;/sup&gt;) bintang, semuanya mengorbit pada pusat galaksi. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Matahari" title="Matahari"&gt;Matahari&lt;/a&gt; adalah salah satu bintang di galaksi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bima_Sakti" title="Bima Sakti"&gt;Bima Sakti&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tata_surya" title="Tata surya" class="mw-redirect"&gt;tata surya&lt;/a&gt; termasuk bumi dan semua benda yang mengorbit matahari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemungkinan terdapat lebih dari 100 milyar (10&lt;sup&gt;11&lt;/sup&gt;) galaksi pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alam_semesta_teramati" title="Alam semesta teramati"&gt;alam semesta teramati&lt;/a&gt;.&lt;sup id="cite_ref-4" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Galaksi#cite_note-4" title=""&gt;[5]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Sebagian besar galaksi berdiameter 1000 hingga 100.000 &lt;sup id="cite_ref-M101_3-1" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Galaksi#cite_note-M101-3" title=""&gt;[4]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Parsec" title="Parsec"&gt;parsec&lt;/a&gt; dan biasanya dipisahkan oleh jarak yang dihitung dalam jutaan parsec (atau megaparsec).&lt;sup id="cite_ref-5" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Galaksi#cite_note-5" title=""&gt;[6]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Ruang antar galaksi terisi dengan gas yang memiliki kerapatan massa kurang dari satu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Atom" title="Atom"&gt;atom&lt;/a&gt; per &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Meter_kubik&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Meter kubik (belum dibuat)"&gt;meter kubik&lt;/a&gt;. Sebagian besar galaksi diorganisasikan ke dalam sebuah himpunan yang disebut klaster, untuk kemudian membentuk himpunan yang lebih besar yang disebut superklaster. Struktur yang lebih besar ini dikelilingi oleh ruang hampa di dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alam_semesta" title="Alam semesta"&gt;alam semesta&lt;/a&gt;.&lt;sup id="cite_ref-6" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Galaksi#cite_note-6" title=""&gt;[7]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meskipun belum dipahami secara menyeluruh, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Materi_gelap" title="Materi gelap"&gt;materi gelap&lt;/a&gt; terlihat menyusun sekitar 90% dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Massa" title="Massa"&gt;massa&lt;/a&gt; sebagian besar galaksi. Data observasi menunjukkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lubang_hitam_supermasif&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Lubang hitam supermasif (belum dibuat)"&gt;lubang hitam supermasif&lt;/a&gt; kemungkinan ada pada pusat dari banyak (kalau tidak semua) galaksi.&lt;/p&gt;&lt;a href="http://jv.wikipedia.org/w/index.php?title=Lengan_Cygnus&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Lengan Cygnus (durung digawé)"&gt;gnus&lt;/a&gt; utawa lengan njaba&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3962557486756790641-5187274012476697860?l=gabrielkukuh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gabrielkukuh.blogspot.com/feeds/5187274012476697860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gabrielkukuh.blogspot.com/2009/02/alam-semesta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3962557486756790641/posts/default/5187274012476697860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3962557486756790641/posts/default/5187274012476697860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gabrielkukuh.blogspot.com/2009/02/alam-semesta.html' title='alam semesta'/><author><name>liverpool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04616733328398765017</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3962557486756790641.post-7499815330333947556</id><published>2009-01-30T21:55:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T22:19:41.895-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/komp_2/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-4.jpg" alt="" /&gt;&lt;table class="noprint messagebox ambox-content" style=""&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="ambox-image"&gt;&lt;div style="width: 52px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Question_book-new.png" class="image" title="Question book-new.png"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/1/1c/Question_book-new.png/50px-Question_book-new.png" border="0" height="39" width="50" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td class="ambox-text" style="border: medium none ; padding: 0.25em 0.9em; width: 100%;"&gt;&lt;b&gt;Artikel ini membutuhkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Kutip_sumber_tulisan" title="Wikipedia:Kutip sumber tulisan"&gt;catatan kaki&lt;/a&gt; untuk &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Pemastian" title="Wikipedia:Pemastian"&gt;pemastian&lt;/a&gt;.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;small&gt;Silakan bantu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sejarah_Indonesia&amp;amp;action=edit" class="external text" title="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sejarah_Indonesia&amp;amp;action=edit" rel="nofollow"&gt;memperbaiki artikel ini&lt;/a&gt; dengan menambahkan catatan kaki.&lt;/small&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;table style="border: 1px solid rgb(170, 170, 170); margin: 1em; font-size: 90%; border-collapse: collapse; float: right; clear: right;"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;th style="padding: 0pt 5px; background: rgb(204, 204, 255) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; font-size: 111%;"&gt;&lt;small&gt;Artikel ini bagian dari seri&lt;/small&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong class="selflink"&gt;Sejarah Indonesia&lt;/strong&gt;&lt;/th&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td align="center"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:LocationIndonesia.svg" class="image" title="LocationIndonesia.svg"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/2/2c/LocationIndonesia.svg/180px-LocationIndonesia.svg.png" border="0" height="90" width="180" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Nusantara" title="Sejarah Nusantara"&gt;Sejarah Nusantara&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5px 0pt 20px; background: rgb(236, 236, 236) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Indonesia#Pra-kolonial" title="Sejarah Indonesia"&gt;Pra-Kolonial (sebelum 1602)&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5px 0pt 40px; background: rgb(236, 236, 236) none repeat scroll 0% 50%; font-size: 90%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Nusantara_pada_era_prasejarah" title="Sejarah Nusantara pada era prasejarah"&gt;Pra-sejarah&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5px 0pt 40px; background: rgb(236, 236, 236) none repeat scroll 0% 50%; font-size: 90%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Nusantara_pada_era_kerajaan_Hindu-Buddha" title="Sejarah Nusantara pada era kerajaan Hindu-Buddha"&gt;Kerajaan Hindu-Buddha&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5px 0pt 40px; background: rgb(236, 236, 236) none repeat scroll 0% 50%; font-size: 90%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Nusantara_pada_era_kerajaan_Islam" title="Sejarah Nusantara pada era kerajaan Islam"&gt;Kerajaan Islam&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5px 0pt 20px; background: rgb(255, 255, 255) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Indonesia#Era_kolonial" title="Sejarah Indonesia"&gt;Zaman kolonial&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1602" title="1602"&gt;1602&lt;/a&gt;-&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1945" title="1945"&gt;1945&lt;/a&gt;)&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5px 0pt 40px; background: rgb(255, 255, 255) none repeat scroll 0% 50%; font-size: 90%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Nusantara#Zaman_Portugis" title="Sejarah Nusantara"&gt;Era Portugis&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5px 0pt 40px; background: rgb(255, 255, 255) none repeat scroll 0% 50%; font-size: 90%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Nusantara_%281602-1800%29" title="Sejarah Nusantara (1602-1800)"&gt;Era VOC&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5px 0pt 40px; background: rgb(255, 255, 255) none repeat scroll 0% 50%; font-size: 90%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Nusantara_%281800-1940%29" title="Sejarah Nusantara (1800-1940)"&gt;Era Belanda&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5px 0pt 40px; background: rgb(255, 255, 255) none repeat scroll 0% 50%; font-size: 90%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Indonesia_%281942-1945%29" title="Sejarah Indonesia (1942-1945)"&gt;Era Jepang&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1942" title="1942"&gt;1942&lt;/a&gt;-&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1945" title="1945"&gt;1945&lt;/a&gt;)&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5px; background: rgb(236, 236, 236) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Republik_Indonesia" title="Sejarah Republik Indonesia"&gt;Sejarah Republik Indonesia&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5px 0pt 20px; background: rgb(236, 236, 236) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Proklamasi_Kemerdekaan_Indonesia" title="Proklamasi Kemerdekaan Indonesia"&gt;Proklamasi&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/17_Agustus" title="17 Agustus"&gt;17 Agustus&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1945" title="1945"&gt;1945&lt;/a&gt;)&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5px 0pt 20px; background: rgb(236, 236, 236) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Indonesia_%281945-1949%29" title="Sejarah Indonesia (1945-1949)"&gt;Masa Transisi&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5px 0pt 20px; background: rgb(236, 236, 236) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Indonesia_%281950-1959%29" title="Sejarah Indonesia (1950-1959)"&gt;Era Orde Lama&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5px 0pt 30px; background: rgb(236, 236, 236) none repeat scroll 0% 50%; font-size: 90%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Indonesia_%281959-1968%29" title="Sejarah Indonesia (1959-1968)"&gt;Demokrasi Terpimpin&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5px 0pt 30px; background: rgb(236, 236, 236) none repeat scroll 0% 50%; font-size: 90%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Operasi_Trikora" title="Operasi Trikora"&gt;Operasi Trikora&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1960" title="1960"&gt;1960&lt;/a&gt;-&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1962" title="1962"&gt;1962&lt;/a&gt;)&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5px 0pt 30px; background: rgb(236, 236, 236) none repeat scroll 0% 50%; font-size: 90%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Konfrontasi_Indonesia-Malaysia" title="Konfrontasi Indonesia-Malaysia"&gt;Konfrontasi Indo-Malaya&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1962" title="1962"&gt;1962&lt;/a&gt;-&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1965" title="1965"&gt;1965&lt;/a&gt;)&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5px 0pt 30px; background: rgb(236, 236, 236) none repeat scroll 0% 50%; font-size: 90%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gerakan_30_September" title="Gerakan 30 September"&gt;Gerakan 30 September&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1965" title="1965"&gt;1965&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5px 0pt 20px; background: rgb(236, 236, 236) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Indonesia_%281968-1998%29" title="Sejarah Indonesia (1968-1998)"&gt;Era Orde Baru&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5px 0pt 30px; background: rgb(236, 236, 236) none repeat scroll 0% 50%; font-size: 90%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gerakan_mahasiswa_Indonesia_1998" title="Gerakan mahasiswa Indonesia 1998"&gt;Gerakan Mahasiswa 1998&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5px 0pt 20px; background: rgb(236, 236, 236) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Indonesia_%281998-sekarang%29" title="Sejarah Indonesia (1998-sekarang)"&gt;Era Reformasi&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td align="right"&gt;[&lt;small class="editlink noprint plainlinksneverexpand"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Templat:Sejarah_Indonesia&amp;amp;action=edit" class="external text" title="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Templat:Sejarah_Indonesia&amp;amp;action=edit" rel="nofollow"&gt;Sunting&lt;/a&gt;&lt;/small&gt;]&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Sejarah Indonesia&lt;/b&gt; meliputi suatu rentang waktu yang sangat panjang yang dimulai sejak zaman &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Prasejarah" title="Prasejarah"&gt;prasejarah&lt;/a&gt; oleh "&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Manusia_Jawa" title="Manusia Jawa"&gt;Manusia Jawa&lt;/a&gt;" pada masa sekitar 500.000 tahun yang lalu. Periode dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah" title="Sejarah"&gt;sejarah&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt; dapat dibagi menjadi lima era: era pra kolonial, munculnya kerajaan-kerajaan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hindu" title="Hindu" class="mw-redirect"&gt;Hindu&lt;/a&gt;-&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Buddha" title="Buddha"&gt;Buddha&lt;/a&gt; serta &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Islam" title="Islam"&gt;Islam&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa" title="Jawa"&gt;Jawa&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera" title="Sumatera"&gt;Sumatera&lt;/a&gt; yang terutama mengandalkan perdagangan; era &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kolonialisme" title="Kolonialisme"&gt;kolonial&lt;/a&gt;, masuknya orang-orang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Eropa" title="Eropa"&gt;Eropa&lt;/a&gt; (terutama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda" title="Belanda"&gt;Belanda&lt;/a&gt;) yang menginginkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rempah-rempah" title="Rempah-rempah"&gt;rempah-rempah&lt;/a&gt; mengakibatkan penjajahan oleh Belanda selama sekitar 3,5 abad antara awal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-17" title="Abad ke-17"&gt;abad ke-17&lt;/a&gt; hingga pertengahan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-20" title="Abad ke-20"&gt;abad ke-20&lt;/a&gt;; era kemerdekaan, pasca &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Proklamasi_Kemerdekaan_Indonesia" title="Proklamasi Kemerdekaan Indonesia"&gt;Proklamasi Kemerdekaan Indonesia&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1945" title="1945"&gt;1945&lt;/a&gt;) sampai jatuhnya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soekarno" title="Soekarno"&gt;Soekarno&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1966" title="1966"&gt;1966&lt;/a&gt;); era &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Orde_Baru" title="Orde Baru" class="mw-redirect"&gt;Orde Baru&lt;/a&gt;, 32 tahun masa pemerintahan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soeharto" title="Soeharto"&gt;Soeharto&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1966" title="1966"&gt;1966&lt;/a&gt;–&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1998" title="1998"&gt;1998&lt;/a&gt;); serta era reformasi yang berlangsung sampai sekarang.&lt;/p&gt;     &lt;h2&gt; &lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Secara geologi, wilayah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt; modern (untuk kemudahan, selanjutnya disebut &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nusantara" title="Nusantara"&gt;Nusantara&lt;/a&gt;) merupakan pertemuan antara tiga lempeng benua utama: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lempeng_Eurasia" title="Lempeng Eurasia"&gt;Lempeng Eurasia&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lempeng_Indo-Australia" title="Lempeng Indo-Australia"&gt;Lempeng Indo-Australia&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lempeng_Pasifik" title="Lempeng Pasifik"&gt;Lempeng Pasifik&lt;/a&gt; (lihat artikel &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Geologi_Indonesia&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Geologi Indonesia (belum dibuat)"&gt;Geologi Indonesia&lt;/a&gt;). Kepulauan Indonesia seperti yang ada saat ini terbentuk pada saat melelehnya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Es" title="Es"&gt;es&lt;/a&gt; setelah berakhirnya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Zaman_Es" title="Zaman Es" class="mw-redirect"&gt;Zaman Es&lt;/a&gt;, hanya 10.000 tahun yang lalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada masa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pleistosen" title="Pleistosen"&gt;Pleistosen&lt;/a&gt;, ketika masih terhubung dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asia" title="Asia"&gt;Asia&lt;/a&gt; Daratan, masuklah pemukim pertama. Bukti pertama yang menunjukkan penghuni pertama adalah fosil-fosil &lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Homo_erectus" title="Homo erectus"&gt;Homo erectus&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Manusia_Jawa" title="Manusia Jawa"&gt;manusia Jawa&lt;/a&gt; dari masa 2 juta hingga 500.000 tahun lalu. Penemuan sisa-sisa "manusia Flores" (&lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Homo_floresiensis" title="Homo floresiensis"&gt;Homo floresiensis&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;)&lt;sup id="cite_ref-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Indonesia#cite_note-0" title=""&gt;[1]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Liang_Bua" title="Liang Bua"&gt;Liang Bua&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flores" title="Flores"&gt;Flores&lt;/a&gt;, membuka kemungkinan masih bertahannya &lt;i&gt;H. erectus&lt;/i&gt; hingga masa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Zaman_Es" title="Zaman Es" class="mw-redirect"&gt;Zaman Es&lt;/a&gt; terakhir.&lt;sup id="cite_ref-1" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Indonesia#cite_note-1" title=""&gt;[2]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Homo_sapiens" title="Homo sapiens" class="mw-redirect"&gt;Homo sapiens&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; pertama diperkirakan masuk ke Nusantara sejak 100.000 tahun yang lalu melewati jalur pantai Asia dari Asia Barat, dan pada sekitar 50.000 tahun yang lalu telah mencapai Pulau Papua dan Australia.&lt;sup id="cite_ref-2" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Indonesia#cite_note-2" title=""&gt;[3]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Mereka, yang berciri &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ras" title="Ras"&gt;rasial&lt;/a&gt; berkulit gelap dan berambut ikal rapat (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Negroid" title="Negroid" class="mw-redirect"&gt;Negroid&lt;/a&gt;), menjadi nenek moyang penduduk asli &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Melanesia" title="Melanesia"&gt;Melanesia&lt;/a&gt; (termasuk &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Papua" title="Papua"&gt;Papua&lt;/a&gt;) sekarang dan membawa kultur kapak lonjong (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Paleolitikum&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Paleolitikum (belum dibuat)"&gt;Paleolitikum&lt;/a&gt;). Gelombang pendatang ber&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Austronesia" title="Bahasa Austronesia"&gt;bahasa Austronesia&lt;/a&gt; dengan kultur &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Neolitikum" title="Neolitikum"&gt;Neolitikum&lt;/a&gt; datang secara bergelombang sejak 3000 SM dari Cina Selatan melalui &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Formosa" title="Formosa"&gt;Formosa&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Filipina" title="Filipina"&gt;Filipina&lt;/a&gt; membawa kultur beliung persegi (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kebudayaan_Dongson" title="Kebudayaan Dongson"&gt;kebudayaan Dongson&lt;/a&gt;). Proses migrasi ini merupakan bagian dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pendudukan_Pasifik&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Pendudukan Pasifik (belum dibuat)"&gt;pendudukan Pasifik&lt;/a&gt;. Kedatangan gelombang penduduk berciri &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mongoloid" title="Mongoloid" class="mw-redirect"&gt;Mongoloid&lt;/a&gt; ini cenderung ke arah barat, mendesak penduduk awal ke arah timur atau berkawin campur dengan penduduk setempat dan menjadi ciri fisik penduduk &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Maluku" title="Maluku"&gt;Maluku&lt;/a&gt; serta &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nusa_Tenggara" title="Nusa Tenggara"&gt;Nusa Tenggara&lt;/a&gt;. Pendatang ini membawa serta teknik-teknik &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pertanian" title="Pertanian"&gt;pertanian&lt;/a&gt;, termasuk bercocok tanam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Padi" title="Padi"&gt;padi&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sawah" title="Sawah"&gt;sawah&lt;/a&gt; (bukti paling lambat sejak abad ke-8 SM), be&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Peternakan" title="Peternakan"&gt;ternak&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kerbau" title="Kerbau"&gt;kerbau&lt;/a&gt;, pengolahan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Zaman_Perundagian&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Zaman Perundagian (belum dibuat)"&gt;perunggu&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Zaman_Perundagian&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Zaman Perundagian (belum dibuat)"&gt;besi&lt;/a&gt;, teknik &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tenun_ikat&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Tenun ikat (belum dibuat)"&gt;tenun ikat&lt;/a&gt;, praktek-praktek &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Megalitikum&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Megalitikum (belum dibuat)"&gt;megalitikum&lt;/a&gt;, serta pemujaan roh-roh (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Animisme" title="Animisme"&gt;animisme&lt;/a&gt;) serta benda-benda keramat (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dinamisme" title="Dinamisme"&gt;dinamisme&lt;/a&gt;). Pada abad pertama SM sudah terbentuk pemukiman-pemukiman serta kerajaan-kerajaan kecil, dan sangat mungkin sudah masuk pengaruh kepercayaan dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/India" title="India"&gt;India&lt;/a&gt; akibat hubungan perniagaan.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;dl&gt;&lt;dd&gt;&lt;i&gt;Lihat pula: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Nusantara" title="Sejarah Nusantara"&gt;Sejarah Nusantara&lt;/a&gt;.&lt;/i&gt;&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Para cendekiawan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/India" title="India"&gt;India&lt;/a&gt; telah menulis tentang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dwipantara&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Dwipantara (belum dibuat)"&gt;Dwipantara&lt;/a&gt; atau kerajaan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hindu" title="Hindu" class="mw-redirect"&gt;Hindu&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jawa_Dwipa&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Jawa Dwipa (belum dibuat)"&gt;Jawa Dwipa&lt;/a&gt; di pulau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa" title="Jawa"&gt;Jawa&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatra" title="Sumatra" class="mw-redirect"&gt;Sumatra&lt;/a&gt; sekitar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/200_SM" title="200 SM"&gt;200 SM&lt;/a&gt;. Bukti fisik awal yang menyebutkan tanggal adalah dari abad ke-5 mengenai dua kerajaan bercorak &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hinduisme" title="Hinduisme" class="mw-redirect"&gt;Hinduisme&lt;/a&gt;: Kerajaan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tarumanagara" title="Tarumanagara" class="mw-redirect"&gt;Tarumanagara&lt;/a&gt; menguasai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Barat" title="Jawa Barat"&gt;Jawa Barat&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Kutai" title="Kerajaan Kutai"&gt;Kerajaan Kutai&lt;/a&gt; di pesisir &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sungai_Mahakam" title="Sungai Mahakam"&gt;Sungai Mahakam&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kalimantan" title="Kalimantan"&gt;Kalimantan&lt;/a&gt;. Pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/425" title="425"&gt;425&lt;/a&gt; agama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Buddha" title="Buddha"&gt;Buddha&lt;/a&gt; telah mencapai wilayah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di saat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Eropa" title="Eropa"&gt;Eropa&lt;/a&gt; memasuki masa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Renaisans" title="Renaisans" class="mw-redirect"&gt;Renaisans&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nusantara" title="Nusantara"&gt;Nusantara&lt;/a&gt; telah mempunyai warisan peradaban berusia ribuan tahun dengan dua kerajaan besar yaitu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sriwijaya" title="Sriwijaya"&gt;Sriwijaya&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatra" title="Sumatra" class="mw-redirect"&gt;Sumatra&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Majapahit" title="Majapahit"&gt;Majapahit&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa" title="Jawa"&gt;Jawa&lt;/a&gt;, ditambah dengan puluhan kerajaan kecil yang sering kali menjadi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vazal" title="Vazal" class="mw-redirect"&gt;vazal&lt;/a&gt; tetangganya yang lebih kuat atau saling terhubung dalam semacam ikatan perdagangan (seperti di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Maluku" title="Maluku"&gt;Maluku&lt;/a&gt;).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Kerajaan_Hindu-Buddha" id="Kerajaan_Hindu-Buddha"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia:_Era_kerajaan_Hindu-Buddha" title="Indonesia: Era kerajaan Hindu-Buddha" class="mw-redirect"&gt;Indonesia: Era kerajaan Hindu-Buddha&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;  &lt;/p&gt;&lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 202px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Prasasti_tugu.jpg" class="image" title="Prasasti Tugu peninggalan Raja Purnawarman dari Taruma"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/5c/Prasasti_tugu.jpg/200px-Prasasti_tugu.jpg" class="thumbimage" border="0" height="267" width="200" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Prasasti_tugu.jpg" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" height="11" width="15" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; Prasasti Tugu peninggalan Raja &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Purnawarman_dari_Taruma&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Purnawarman dari Taruma (belum dibuat)"&gt;Purnawarman dari Taruma&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;Pada abad ke-4 hingga abad ke-7 di wilayah Jawa Barat terdapat kerajaan bercorak Hindu-Budha yaitu kerajaan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tarumanagara" title="Tarumanagara" class="mw-redirect"&gt;Tarumanagara&lt;/a&gt; yang dilanjutkan dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Sunda" title="Kerajaan Sunda"&gt;Kerajaan Sunda&lt;/a&gt; sampai abad ke-16. Pada masa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-7" title="Abad ke-7"&gt;abad ke-7&lt;/a&gt; hingga &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-14" title="Abad ke-14"&gt;abad ke-14&lt;/a&gt;, kerajaan Buddha &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sriwijaya" title="Sriwijaya"&gt;Sriwijaya&lt;/a&gt; berkembang pesat di Sumatra. Penjelajah Tiongkok &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/I_Ching" title="I Ching"&gt;I Ching&lt;/a&gt; mengunjungi ibukotanya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Palembang" title="Palembang" class="mw-redirect"&gt;Palembang&lt;/a&gt; sekitar tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/670" title="670"&gt;670&lt;/a&gt;. Pada puncak kejayaannya, Sriwijaya menguasai daerah sejauh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Barat" title="Jawa Barat"&gt;Jawa Barat&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Semenanjung_Melayu" title="Semenanjung Melayu" class="mw-redirect"&gt;Semenanjung Melayu&lt;/a&gt;. Abad ke-14 juga menjadi saksi bangkitnya sebuah kerajaan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hindu" title="Hindu" class="mw-redirect"&gt;Hindu&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Timur" title="Jawa Timur"&gt;Jawa Timur&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Majapahit" title="Majapahit"&gt;Majapahit&lt;/a&gt;. Patih Majapahit antara tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1331" title="1331"&gt;1331&lt;/a&gt; hingga &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1364" title="1364"&gt;1364&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gajah_Mada" title="Gajah Mada"&gt;Gajah Mada&lt;/a&gt; berhasil memperoleh kekuasaan atas wilayah yang kini sebagian besarnya adalah Indonesia beserta hampir seluruh Semenanjung Melayu. Warisan dari masa Gajah Mada termasuk kodifikasi hukum dan dalam kebudayaan Jawa, seperti yang terlihat dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wiracarita" title="Wiracarita"&gt;wiracarita&lt;/a&gt; &lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ramayana" title="Ramayana"&gt;Ramayana&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;a name="Kerajaan_Islam" id="Kerajaan_Islam"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Islam_di_Indonesia" title="Kerajaan Islam di Indonesia" class="mw-redirect"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Islam" title="Islam"&gt;Islam&lt;/a&gt; sebagai sebuah pemerintahan hadir di Indonesia sekitar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-12" title="Abad ke-12"&gt;abad ke-12&lt;/a&gt;, namun sebenarnya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Islam" title="Islam"&gt;Islam&lt;/a&gt; sudah sudah masuk ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt; pada abad 7 &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Masehi" title="Masehi"&gt;Masehi&lt;/a&gt;. Saat itu sudah ada jalur pelayaran yang ramai dan bersifat internasional melalui Selat Malaka yang menghubungkan Dinasti Tang di Cina, Sriwijaya di Asia Tenggara dan Bani umayyah di Asia Barat sejak abad 7.&lt;sup id="cite_ref-3" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Indonesia#cite_note-3" title=""&gt;[4]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut sumber-sumber &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cina" title="Cina"&gt;Cina&lt;/a&gt; menjelang akhir perempatan ketiga abad 7, seorang pedagang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bangsa_Arab" title="Bangsa Arab"&gt;Arab&lt;/a&gt; menjadi pemimpin pemukiman Arab muslim di pesisir pantai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera" title="Sumatera"&gt;Sumatera&lt;/a&gt;. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Islam" title="Islam"&gt;Islam&lt;/a&gt; pun memberikan pengaruh kepada institusi politik yang ada. Hal ini nampak pada Tahun 100 H (718 M) &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Raja" title="Raja"&gt;Raja&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sriwijaya" title="Sriwijaya"&gt;Sriwijaya&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jambi" title="Jambi"&gt;Jambi&lt;/a&gt; yang bernama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Srindravarman&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Srindravarman (belum dibuat)"&gt;Srindravarman&lt;/a&gt; mengirim surat kepada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Khalifah" title="Khalifah"&gt;Khalifah&lt;/a&gt; ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz dari Khilafah Bani Umayah meminta dikirimkan da`i yang bisa menjelaskan Islam kepadanya. Surat itu berbunyi: “Dari Raja di Raja yang adalah keturunan seribu raja, yang isterinya juga cucu seribu raja, yang di dalam kandang binatangnya terdapat seribu gajah, yang di wilayahnya terdapat dua sungai yang mengairi pohon gaharu, bumbu-bumbu wewangian, pala dan kapur barus yang semerbak wanginya hingga menjangkau jarak 12 mil, kepada Raja Arab yang tidak menyekutukan tuhan-tuhan lain dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tuhan" title="Tuhan"&gt;Tuhan&lt;/a&gt;. Saya telah mengirimkan kepada anda hadiah, yang sebenarnya merupakan hadiah yang tak begitu banyak, tetapi sekedar tanda persahabatan. Saya ingin Anda mengirimkan kepada saya seseorang yang dapat mengajarkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Islam" title="Islam"&gt;Islam&lt;/a&gt; kepada saya dan menjelaskan kepada saya tentang hukum-hukumnya.” Dua tahun kemudian, yakni tahun 720 M, Raja Srindravarman, yang semula &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hindu" title="Hindu" class="mw-redirect"&gt;Hindu&lt;/a&gt;, masuk Islam. Sriwijaya Jambi pun dikenal dengan nama Sribuza Islam. Sayang, pada tahun 730 M Sriwijaya Jambi ditawan oleh Sriwijaya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Palembang" title="Palembang" class="mw-redirect"&gt;Palembang&lt;/a&gt; yang masih menganut &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Budha" title="Budha"&gt;Budha&lt;/a&gt;.&lt;sup id="cite_ref-4" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Indonesia#cite_note-4" title=""&gt;[5]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Islam" title="Islam"&gt;Islam&lt;/a&gt; terus mengokoh menjadi institusi politik yang mengemban Islam. Misalnya, sebuah kesultanan Islam bernama Kesultanan Peureulak didirikan pada 1 Muharram 225H atau 12 November tahun 839M. Contoh lain adalah Kerajaan Ternate. Islam masuk ke kerajaan di kepulauan Maluku ini tahun 1440. Rajanya seorang Muslim bernama Bayang Ullah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan" title="Kesultanan"&gt;Kesultanan&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Islam" title="Islam"&gt;Islam&lt;/a&gt; kemudian semikin menyebarkan ajaran-ajarannya ke penduduk dan melalui pembauran, menggantikan Hindu sebagai kepercayaan utama pada akhir &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-16" title="Abad ke-16"&gt;abad ke-16&lt;/a&gt; di Jawa dan Sumatra. Hanya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bali" title="Bali"&gt;Bali&lt;/a&gt; yang tetap mempertahankan mayoritas Hindu. Di kepulauan-kepulauan di timur, rohaniawan-rohaniawan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kristen" title="Kristen" class="mw-redirect"&gt;Kristen&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Islam" title="Islam"&gt;Islam&lt;/a&gt; diketahui sudah aktif pada abad ke-16 dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-17" title="Abad ke-17"&gt;17&lt;/a&gt;, dan saat ini ada mayoritas yang besar dari kedua agama di kepulauan-kepulauan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyebaran Islam dilakukan/didorong melalui hubungan perdagangan di luar Nusantara; hal ini, karena para penyebar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dakwah" title="Dakwah"&gt;dakwah&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mubaligh&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Mubaligh (belum dibuat)"&gt;mubaligh&lt;/a&gt; merupakan utusan dari pemerintahan islam yg datang dari luar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;, maka untuk menghidupi diri dan keluarga mereka, para &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mubaligh&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Mubaligh (belum dibuat)"&gt;mubaligh&lt;/a&gt; ini bekerja melalui cara berdagang, para mubaligh inipun menyebarkan Islam kepada para &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pedagang" title="Pedagang"&gt;pedagang&lt;/a&gt; dari penduduk asli, hingga para pedagang ini memeluk Islam dan meyebarkan pula ke penduduk lainnya, karena umumnya pedagang dan ahli kerajaan/kesultanan lah yang pertama mengadopsi agama baru tersebut. Kesultanan/Kerajaan penting termasuk &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan" title="Kesultanan"&gt;Samudra Pasai&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Banten" title="Kesultanan Banten"&gt;Kesultanan Banten&lt;/a&gt; yang menjalin hubungan diplomatik dengan negara-negara Eropa, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Mataram" title="Kerajaan Mataram"&gt;Kerajaan Mataram&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Yogja&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Yogja (belum dibuat)"&gt;Yogja&lt;/a&gt; / &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Tengah" title="Jawa Tengah"&gt;Jawa Tengah&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Ternate" title="Kesultanan Ternate"&gt;Kesultanan Ternate&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Tidore" title="Kesultanan Tidore"&gt;Kesultanan Tidore&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Maluku" title="Maluku"&gt;Maluku&lt;/a&gt; di timur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Era_kolonial" id="Era_kolonial"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="boilerplate" id="catmore"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Crystal_Clear_app_xmag.png" class="image" title="!"&gt;&lt;img alt="!" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ef/Crystal_Clear_app_xmag.png/20px-Crystal_Clear_app_xmag.png" border="0" height="20" width="20" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia:_Era_VOC" title="Indonesia: Era VOC" class="mw-redirect"&gt;Indonesia: Era VOC&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Mulai tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1602" title="1602"&gt;1602&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda" title="Belanda"&gt;Belanda&lt;/a&gt; secara perlahan-lahan menjadi penguasa wilayah yang kini adalah Indonesia, dengan memanfaatkan perpecahan di antara kerajaan-kerajaan kecil yang telah menggantikan Majapahit. Satu-satunya yang tidak terpengaruh adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Timor_Portugis" title="Timor Portugis"&gt;Timor Portugis&lt;/a&gt;, yang tetap dikuasai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Portugal" title="Portugal"&gt;Portugal&lt;/a&gt; hingga &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1975" title="1975"&gt;1975&lt;/a&gt; ketika berintegrasi menjadi provinsi Indonesia bernama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Timor_Timur" title="Timor Timur"&gt;Timor Timur&lt;/a&gt;. Belanda menguasai Indonesia selama hampir 350 tahun, kecuali untuk suatu masa pendek di mana sebagian kecil dari Indonesia dikuasai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Britania" title="Britania" class="mw-redirect"&gt;Britania&lt;/a&gt; setelah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Jawa_Britania-Belanda" title="Perang Jawa Britania-Belanda"&gt;Perang Jawa Britania-Belanda&lt;/a&gt; dan masa penjajahan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jepang" title="Jepang"&gt;Jepang&lt;/a&gt; pada masa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Dunia_II" title="Perang Dunia II"&gt;Perang Dunia II&lt;/a&gt;. Sewaktu menjajah Indonesia, Belanda mengembangkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hindia-Belanda" title="Hindia-Belanda"&gt;Hindia-Belanda&lt;/a&gt; menjadi salah satu kekuasaan kolonial terkaya di dunia. 350 tahun penjajahan Belanda bagi sebagian orang adalah mitos belaka karena wilayah Aceh baru ditaklukkan kemudian setelah Belanda mendekati kebangkrutannya.&lt;/p&gt; &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 102px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:VOC.svg" class="image" title="Logo VOC"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/5e/VOC.svg/100px-VOC.svg.png" class="thumbimage" border="0" height="102" width="100" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:VOC.svg" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" height="11" width="15" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; Logo VOC&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;Pada abad ke-17 dan 18 Hindia-Belanda tidak dikuasai secara langsung oleh pemerintah Belanda namun oleh perusahaan dagang bernama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/VOC" title="VOC" class="mw-redirect"&gt;Perusahaan Hindia Timur Belanda&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Belanda" title="Bahasa Belanda"&gt;bahasa Belanda&lt;/a&gt;: &lt;i&gt;Verenigde Oostindische Compagnie&lt;/i&gt; atau VOC). VOC telah diberikan hak monopoli terhadap perdagangan dan aktivitas kolonial di wilayah tersebut oleh Parlemen Belanda pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1602" title="1602"&gt;1602&lt;/a&gt;. Markasnya berada di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Batavia" title="Batavia"&gt;Batavia&lt;/a&gt;, yang kini bernama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jakarta" title="Jakarta" class="mw-redirect"&gt;Jakarta&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tujuan utama VOC adalah mempertahankan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Monopoli" title="Monopoli" class="mw-redirect"&gt;monopolinya&lt;/a&gt; terhadap &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perdagangan_rempah-rempah&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Perdagangan rempah-rempah (belum dibuat)"&gt;perdagangan rempah-rempah&lt;/a&gt; di Nusantara. Hal ini dilakukan melalui penggunaan dan ancaman kekerasan terhadap penduduk di kepulauan-kepulauan penghasil &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rempah-rempah" title="Rempah-rempah"&gt;rempah-rempah&lt;/a&gt;, dan terhadap orang-orang non-Belanda yang mencoba berdagang dengan para penduduk tersebut. Contohnya, ketika penduduk &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kepulauan_Banda" title="Kepulauan Banda"&gt;Kepulauan Banda&lt;/a&gt; terus menjual &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Biji_pala&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Biji pala (belum dibuat)"&gt;biji pala&lt;/a&gt; kepada pedagang Inggris, pasukan Belanda membunuh atau mendeportasi hampir seluruh populasi dan kemudian mempopulasikan pulau-pulau tersebut dengan pembantu-pembantu atau budak-budak yang bekerja di perkebunan pala.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;VOC menjadi terlibat dalam politik internal Jawa pada masa ini, dan bertempur dalam beberapa peperangan yang melibatkan pemimpin &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mataram" title="Mataram"&gt;Mataram&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Banten" title="Banten"&gt;Banten&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Kolonisasi_pemerintah_Belanda" id="Kolonisasi_pemerintah_Belanda"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Kolonisasi pemerintah Belanda&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="boilerplate" id="catmore"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Crystal_Clear_app_xmag.png" class="image" title="!"&gt;&lt;img alt="!" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ef/Crystal_Clear_app_xmag.png/20px-Crystal_Clear_app_xmag.png" border="0" height="20" width="20" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia:_Era_Belanda" title="Indonesia: Era Belanda" class="mw-redirect"&gt;Indonesia: Era Belanda&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Setelah VOC jatuh bangkrut pada akhir &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-18" title="Abad ke-18"&gt;abad ke-18&lt;/a&gt; dan setelah kekuasaan Britania yang pendek di bawah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Thomas_Stamford_Raffles" title="Thomas Stamford Raffles" class="mw-redirect"&gt;Thomas Stamford Raffles&lt;/a&gt;, pemerintah Belanda mengambil alih kepemilikan VOC pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1816" title="1816"&gt;1816&lt;/a&gt;. Sebuah pemberontakan di Jawa berhasil ditumpas dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Diponegoro" title="Perang Diponegoro"&gt;Perang Diponegoro&lt;/a&gt; pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1825" title="1825"&gt;1825&lt;/a&gt;-&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1830" title="1830"&gt;1830&lt;/a&gt;. Setelah tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1830" title="1830"&gt;1830&lt;/a&gt; sistem &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tanam_paksa" title="Tanam paksa" class="mw-redirect"&gt;tanam paksa&lt;/a&gt; yang dikenal sebagai &lt;i&gt;cultuurstelsel&lt;/i&gt; dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Belanda" title="Bahasa Belanda"&gt;bahasa Belanda&lt;/a&gt; mulai diterapkan. Dalam sistem ini, para penduduk dipaksa menanam hasil-hasil perkebunan yang menjadi permintaan pasar dunia pada saat itu, seperti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Teh" title="Teh"&gt;teh&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kopi" title="Kopi"&gt;kopi&lt;/a&gt; dll. Hasil tanaman itu kemudian diekspor ke mancanegara. Sistem ini membawa kekayaan yang besar kepada para pelaksananya - baik yang Belanda maupun yang Indonesia. Sistem tanam paksa ini adalah monopoli pemerintah dan dihapuskan pada masa yang lebih bebas setelah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1870" title="1870"&gt;1870&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1901" title="1901"&gt;1901&lt;/a&gt; pihak Belanda mengadopsi apa yang mereka sebut &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kebijakan_Beretika" title="Kebijakan Beretika" class="mw-redirect"&gt;Kebijakan Beretika&lt;/a&gt; (bahasa Belanda: &lt;i&gt;Ethische Politiek&lt;/i&gt;), yang termasuk investasi yang lebih besar dalam pendidikan bagi orang-orang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pribumi" title="Pribumi"&gt;pribumi&lt;/a&gt;, dan sedikit perubahan politik. Di bawah gubernur-jendral &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Johannes_Benedictus_van_Heutsz" title="Johannes Benedictus van Heutsz" class="mw-redirect"&gt;J.B. van Heutsz&lt;/a&gt; pemerintah Hindia-Belanda memperpanjang kekuasaan kolonial secara langsung di sepanjang Hindia-Belanda, dan dengan itu mendirikan fondasi bagi negara Indonesia saat ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Gerakan_nasionalisme" id="Gerakan_nasionalisme"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sejarah_Indonesia&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=10" title="Sunting bagian: Gerakan nasionalisme"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Gerakan nasionalisme&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1905" title="1905"&gt;1905&lt;/a&gt; gerakan nasionalis yang pertama, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Serikat_Dagang_Islam" title="Serikat Dagang Islam" class="mw-redirect"&gt;Serikat Dagang Islam&lt;/a&gt; dibentuk dan kemudian diikuti pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1908" title="1908"&gt;1908&lt;/a&gt; oleh gerakan nasionalis berikutnya, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Budi_Utomo" title="Budi Utomo"&gt;Budi Utomo&lt;/a&gt;. Belanda merespon hal tersebut setelah Perang Dunia I dengan langkah-langkah penindasan. Para pemimpin nasionalis berasal dari kelompok kecil yang terdiri dari profesional muda dan pelajar, yang beberapa di antaranya telah dididik di Belanda. Banyak dari mereka yang dipenjara karena kegiatan politis, termasuk Presiden Indonesia yang pertama, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soekarno" title="Soekarno"&gt;Soekarno&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Perang_Dunia_II" id="Perang_Dunia_II"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sejarah_Indonesia&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=11" title="Sunting bagian: Perang Dunia II"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Perang Dunia II&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Pada Mei &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1940" title="1940"&gt;1940&lt;/a&gt;, awal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Dunia_II" title="Perang Dunia II"&gt;Perang Dunia II&lt;/a&gt;, Belanda diduduki oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nazi" title="Nazi" class="mw-redirect"&gt;Nazi&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jerman" title="Jerman"&gt;Jerman&lt;/a&gt;. Hindia-Belanda mengumumkan keadaan siaga dan di Juli mengalihkan ekspor untuk Jepang ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/AS" title="AS" class="mw-redirect"&gt;AS&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Britania" title="Britania" class="mw-redirect"&gt;Britania&lt;/a&gt;. Negosiasi dengan Jepang yang bertujuan untuk mengamankan persediaan bahan bakar pesawat gagal di Juni &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1941" title="1941"&gt;1941&lt;/a&gt;, dan Jepang memulai penaklukan Asia Tenggara di bulan Desember tahun itu. Di bulan yang sama, faksi dari Sumatra menerima bantuan Jepang untuk mengadakan revolusi terhadap pemerintahan Belanda. Pasukan Belanda yang terakhir dikalahkan Jepang pada Maret 1942.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Pendudukan_Jepang" id="Pendudukan_Jepang"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sejarah_Indonesia&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=12" title="Sunting bagian: Pendudukan Jepang"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Pendudukan Jepang&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="boilerplate" id="catmore"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Crystal_Clear_app_xmag.png" class="image" title="!"&gt;&lt;img alt="!" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ef/Crystal_Clear_app_xmag.png/20px-Crystal_Clear_app_xmag.png" border="0" height="20" width="20" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia:_Era_Jepang" title="Indonesia: Era Jepang" class="mw-redirect"&gt;Indonesia: Era Jepang&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Pada Juli 1942, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soekarno" title="Soekarno"&gt;Soekarno&lt;/a&gt; menerima tawaran Jepang untuk mengadakan kampanye publik dan membentuk pemerintahan yang juga dapat memberikan jawaban terhadap kebutuhan militer Jepang. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soekarno" title="Soekarno"&gt;Soekarno&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mohammad_Hatta" title="Mohammad Hatta"&gt;Mohammad Hatta&lt;/a&gt;, dan para Kyai didekorasi oleh Kaisar Jepang pada tahun 1943. Tetapi, pengalaman dari penguasaan Jepang di Indonesia sangat bervariasi, tergantung di mana seseorang hidup dan status sosial orang tersebut. Bagi yang tinggal di daerah yang dianggap penting dalam peperangan, mereka mengalami &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Siksaan" title="Siksaan"&gt;siksaan&lt;/a&gt;, terlibat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perbudakan_seks_pada_Perang_Dunia_II" title="Perbudakan seks pada Perang Dunia II" class="mw-redirect"&gt;perbudakan seks&lt;/a&gt;, penahanan sembarang dan hukuman mati, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kejahatan_perang" title="Kejahatan perang"&gt;kejahatan perang&lt;/a&gt; lainnya. Orang Belanda dan campuran Indonesia-Belanda merupakan target sasaran dalam penguasaan Jepang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada Maret 1945 Jepang membentuk Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Pada pertemuan pertamanya di bulan Mei, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soepomo" title="Soepomo"&gt;Soepomo&lt;/a&gt; membicarakan integrasi nasional dan melawan individualisme perorangan; sementara itu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad_Yamin" title="Muhammad Yamin" class="mw-redirect"&gt;Muhammad Yamin&lt;/a&gt; mengusulkan bahwa negara baru tersebut juga sekaligus mengklaim &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sarawak" title="Sarawak"&gt;Sarawak&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sabah" title="Sabah"&gt;Sabah&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Malaya" title="Malaya" class="mw-redirect"&gt;Malaya&lt;/a&gt;, Portugis Timur, dan seluruh wilayah Hindia-Belanda sebelum perang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/9_Agustus" title="9 Agustus"&gt;9 Agustus&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1945" title="1945"&gt;1945&lt;/a&gt; Soekarno, Hatta dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Radjiman_Widjodiningrat" title="Radjiman Widjodiningrat" class="mw-redirect"&gt;Radjiman Widjodiningrat&lt;/a&gt; diterbangkan ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vietnam" title="Vietnam"&gt;Vietnam&lt;/a&gt; untuk bertemu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Marsekal_Terauchi" title="Marsekal Terauchi" class="mw-redirect"&gt;Marsekal Terauchi&lt;/a&gt;. Mereka dikabarkan bahwa pasukan Jepang sedang menuju kehancuran tetapi Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada 24 Agustus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Era_kemerdekaan" id="Era_kemerdekaan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sejarah_Indonesia&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=13" title="Sunting bagian: Era kemerdekaan"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Era kemerdekaan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Proklamasi_kemerdekaan" id="Proklamasi_kemerdekaan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sejarah_Indonesia&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=14" title="Sunting bagian: Proklamasi kemerdekaan"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Proklamasi kemerdekaan&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="boilerplate" id="catmore"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Crystal_Clear_app_xmag.png" class="image" title="!"&gt;&lt;img alt="!" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ef/Crystal_Clear_app_xmag.png/20px-Crystal_Clear_app_xmag.png" border="0" height="20" width="20" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Proklamasi_Kemerdekaan_Indonesia" title="Proklamasi Kemerdekaan Indonesia"&gt;Proklamasi Kemerdekaan Indonesia&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Mendengar kabar bahwa Jepang tidak lagi mempunyai kekuatan untuk membuat keputusan seperti itu pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/16_Agustus" title="16 Agustus"&gt;16 Agustus&lt;/a&gt;, Soekarno membacakan "Proklamasi" pada hari berikutnya. Kabar mengenai proklamasi menyebar melalui radio dan selebaran sementara pasukan militer Indonesia pada masa perang, Pasukan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pembela_Tanah_Air" title="Pembela Tanah Air"&gt;Pembela Tanah Air&lt;/a&gt; (PETA), para pemuda, dan lainnya langsung berangkat mempertahankan kediaman Soekarno.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/18_Agustus" title="18 Agustus"&gt;18 Agustus&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1945" title="1945"&gt;1945&lt;/a&gt; Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) melantik Soekarno sebagai Presiden dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mohammad_Hatta" title="Mohammad Hatta"&gt;Mohammad Hatta&lt;/a&gt; sebagai Wakil Presiden dengan menggunakan konstitusi yang dirancang beberapa hari sebelumnya. Kemudian dibentuk Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) sebagai parlemen sementara hingga pemilu dapat dilaksanakan. Kelompok ini mendeklarasikan pemerintahan baru pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/31_Agustus" title="31 Agustus"&gt;31 Agustus&lt;/a&gt; dan menghendaki Republik Indonesia yang terdiri dari 8 provinsi: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatra" title="Sumatra" class="mw-redirect"&gt;Sumatra&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kalimantan" title="Kalimantan"&gt;Kalimantan&lt;/a&gt; (tidak termasuk wilayah Sabah, Sarawak dan Brunei), &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Barat" title="Jawa Barat"&gt;Jawa Barat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Tengah" title="Jawa Tengah"&gt;Jawa Tengah&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Timur" title="Jawa Timur"&gt;Jawa Timur&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sulawesi" title="Sulawesi"&gt;Sulawesi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Maluku" title="Maluku"&gt;Maluku&lt;/a&gt; (termasuk &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Papua" title="Papua"&gt;Papua&lt;/a&gt;) dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kepulauan_Sunda_Kecil" title="Kepulauan Sunda Kecil" class="mw-redirect"&gt;Nusa Tenggara&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Perang_kemerdekaan" id="Perang_kemerdekaan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sejarah_Indonesia&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=15" title="Sunting bagian: Perang kemerdekaan"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Perang kemerdekaan&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="boilerplate" id="catmore"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Crystal_Clear_app_xmag.png" class="image" title="!"&gt;&lt;img alt="!" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ef/Crystal_Clear_app_xmag.png/20px-Crystal_Clear_app_xmag.png" border="0" height="20" width="20" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia:_Era_1945-1949" title="Indonesia: Era 1945-1949" class="mw-redirect"&gt;Indonesia: Era 1945-1949&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 252px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Proklamasi.png" class="image" title="Teks Proklamasi"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/0/07/Proklamasi.png/250px-Proklamasi.png" class="thumbimage" border="0" height="168" width="250" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Proklamasi.png" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" height="11" width="15" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; Teks Proklamasi&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;Dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1945" title="1945"&gt;1945&lt;/a&gt; hingga &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1949" title="1949"&gt;1949&lt;/a&gt;, persatuan kelautan Australia yang bersimpati dengan usaha kemerdekaan, melarang segala pelayaran Belanda sepanjang konflik ini agar Belanda tidak mempunyai dukungan logistik maupun suplai yang diperlukan untuk membentuk kembali kekuasaan kolonial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usaha Belanda untuk kembali berkuasa dihadapi perlawanan yang kuat. Setelah kembali ke Jawa, pasukan Belanda segera merebut kembali ibukota kolonial Batavia, akibatnya para nasionalis menjadikan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yogyakarta" title="Yogyakarta" class="mw-redirect"&gt;Yogyakarta&lt;/a&gt; sebagai ibukota mereka. Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/27_Desember" title="27 Desember"&gt;27 Desember&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1949" title="1949"&gt;1949&lt;/a&gt; (lihat artikel tentang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/27_Desember_1949" title="27 Desember 1949" class="mw-redirect"&gt;27 Desember 1949&lt;/a&gt;), setelah 4 tahun peperangan dan negosiasi, Ratu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Juliana_dari_Belanda" title="Juliana dari Belanda"&gt;Juliana dari Belanda&lt;/a&gt; memindahkan kedaulatan kepada pemerintah Federal Indonesia. Pada 1950, Indonesia menjadi anggota ke-60 &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/PBB" title="PBB"&gt;PBB&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lihat pula &lt;a href="http://countrystudies.us/indonesia/16.htm" class="external text" title="http://countrystudies.us/indonesia/16.htm" rel="nofollow"&gt;The National Revolution, 1945-50&lt;/a&gt; untuk keterangan lebih lanjut (dalam bahasa Inggris).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Demokrasi_parlementer" id="Demokrasi_parlementer"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;De&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;mokrasi parlementer&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Tidak lama setelah itu, Indonesia mengadopsi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/UUD_%2745" title="UUD '45" class="mw-redirect"&gt;undang-undang baru&lt;/a&gt; yang terdiri dari sistem parlemen di mana dewan eksekutifnya dipilih oleh dan bertanggung jawab kepada parlemen atau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/MPR" title="MPR" class="mw-redirect"&gt;MPR&lt;/a&gt;. MPR terbagi kepada partai-partai politik sebelum dan sesudah pemilu pertama pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1955" title="1955"&gt;1955&lt;/a&gt;, sehingga koalisi pemerintah yang stabil susah dicapai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peran Islam di Indonesia menjadi hal yang rumit. Soekarno lebih memilih negara &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sekuler" title="Sekuler" class="mw-redirect"&gt;sekuler&lt;/a&gt; yang berdasarkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pancasila" title="Pancasila"&gt;Pancasila&lt;/a&gt; sementara beberapa kelompok Muslim lebih menginginkan negara Islam atau undang-undang yang berisi sebuah bagian yang menyaratkan umat Islam takluk kepada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Syariah" title="Syariah" class="mw-redirect"&gt;hukum Islam&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Demokrasi_Terpimpin" id="Demokrasi_Terpimpin"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Demokrasi Terpimpin&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="boilerplate" id="catmore"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Crystal_Clear_app_xmag.png" class="image" title="!"&gt;&lt;img alt="!" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ef/Crystal_Clear_app_xmag.png/20px-Crystal_Clear_app_xmag.png" border="0" height="20" width="20" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia:_Era_Demokrasi_Terpimpin" title="Indonesia: Era Demokrasi Terpimpin" class="mw-redirect"&gt;Indonesia: Era Demokrasi Terpimpin&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Pemberontakan yang gagal di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera" title="Sumatera"&gt;Sumatera&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sulawesi" title="Sulawesi"&gt;Sulawesi&lt;/a&gt;, Jawa Barat dan pulau-pulau lainnya yang dimulai sejak 1958, ditambah kegagalan MPR untuk mengembangkan konstitusi baru, melemahkan sistem parlemen Indonesia. Akibatnya pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1959" title="1959"&gt;1959&lt;/a&gt; ketika Presiden &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soekarno" title="Soekarno"&gt;Soekarno&lt;/a&gt; secara unilateral membangkitkan kembali konstitusi 1945 yang bersifat sementara, yang memberikan kekuatan presidensil yang besar, dia tidak menemui banyak hambatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari 1959 hingga 1965, Presiden Soekarno berkuasa dalam rezim yang otoriter di bawah label "&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Demokrasi_Terpimpin" title="Demokrasi Terpimpin" class="mw-redirect"&gt;Demokrasi Terpimpin&lt;/a&gt;". Dia juga menggeser kebijakan luar negeri Indonesia menuju non-blok, kebijakan yang didukung para pemimpin penting negara-negara bekas jajahan yang menolak aliansi resmi dengan Blok Barat maupun Blok &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Uni_Soviet" title="Uni Soviet"&gt;Uni Soviet&lt;/a&gt;. Para pemimpin tersebut berkumpul di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bandung" title="Bandung" class="mw-redirect"&gt;Bandung&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Barat" title="Jawa Barat"&gt;Jawa Barat&lt;/a&gt; pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1955" title="1955"&gt;1955&lt;/a&gt; dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/KTT_Asia-Afrika" title="KTT Asia-Afrika" class="mw-redirect"&gt;KTT Asia-Afrika&lt;/a&gt; untuk mendirikan fondasi yang kelak menjadi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gerakan_Non-Blok" title="Gerakan Non-Blok"&gt;Gerakan Non-Blok&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada akhir &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1950-an" title="1950-an"&gt;1950-an&lt;/a&gt; dan awal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1960-an" title="1960-an"&gt;1960-an&lt;/a&gt;, Soekarno bergerak lebih dekat kepada negara-negara komunis Asia dan kepada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Komunis_Indonesia" title="Partai Komunis Indonesia"&gt;Partai Komunis Indonesia&lt;/a&gt; (PKI) di dalam negeri. Meski PKI merupakan partai komunis terbesar di dunia di luar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Uni_Soviet" title="Uni Soviet"&gt;Uni Soviet&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/RRC" title="RRC" class="mw-redirect"&gt;China&lt;/a&gt;, dukungan massanya tak pernah menunjukkan penurutan ideologis kepada partai komunis seperti di negara-negara lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Konfrontasi_Indonesia-Malaysia" id="Konfrontasi_Indonesia-Malaysia"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sejarah_Indonesia&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=18" title="Sunting bagian: Konfrontasi Indonesia-Malaysia"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Konfrontasi Indonesia-Malaysia&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="boilerplate" id="catmore"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Crystal_Clear_app_xmag.png" class="image" title="!"&gt;&lt;img alt="!" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ef/Crystal_Clear_app_xmag.png/20px-Crystal_Clear_app_xmag.png" border="0" height="20" width="20" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Konfrontasi_Indonesia-Malaysia" title="Konfrontasi Indonesia-Malaysia"&gt;Konfrontasi Indonesia-Malaysia&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Soekarno menentang pembentukan Federasi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Malaysia" title="Malaysia"&gt;Malaysia&lt;/a&gt; dan menyebut bahwa hal tersebut adalah sebuah "rencana neo-kolonial" untuk mempermudah rencana komersial &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inggris" title="Inggris"&gt;Inggris&lt;/a&gt; di wilayah tersebut. Selain itu dengan pembentukan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Federasi_Malaysia" title="Federasi Malaysia" class="mw-redirect"&gt;Federasi Malaysia&lt;/a&gt;, hal ini dianggap akan memperluas pengaruh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Imperialisme" title="Imperialisme"&gt;imperialisme&lt;/a&gt; negara-negara Barat di kawasan Asia dan memberikan celah kepada negara Inggris dan Australia untuk mempengaruhi perpolitikan regional Asia. Menanggapi keputusan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/PBB" title="PBB"&gt;PBB&lt;/a&gt; untuk mengakui kedaulatan Malaysia dan menjadikan Malaysia anggota tidak tetap &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dewan_Keamanan_PBB" title="Dewan Keamanan PBB" class="mw-redirect"&gt;Dewan Keamanan PBB&lt;/a&gt;, presiden Soekarno mengumumkan pengunduran diri negara Indonesia dari keanggotaan PBB pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/20_Januari" title="20 Januari"&gt;20 Januari&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1965" title="1965"&gt;1965&lt;/a&gt; dan mendirikan Konferensi Kekuatan Baru (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/CONEFO" title="CONEFO"&gt;CONEFO&lt;/a&gt;) sebagai tandingan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/PBB" title="PBB"&gt;PBB&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/GANEFO" title="GANEFO"&gt;GANEFO&lt;/a&gt; sebagai tandingan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Olimpiade" title="Olimpiade"&gt;Olimpiade&lt;/a&gt;. Pada tahun itu juga konfrontasi ini kemudian mengakibatkan pertempuran antara pasukan Indonesia dan Malaysia (yang dibantu oleh Inggris).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Nasib_Irian_Barat" id="Nasib_Irian_Barat"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sejarah_Indonesia&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=19" title="Sunting bagian: Nasib Irian Barat"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Nasib Irian Barat&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="boilerplate" id="catmore"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Crystal_Clear_app_xmag.png" class="image" title="!"&gt;&lt;img alt="!" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ef/Crystal_Clear_app_xmag.png/20px-Crystal_Clear_app_xmag.png" border="0" height="20" width="20" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Konflik_Papua_Barat" title="Konflik Papua Barat" class="mw-redirect"&gt;Konflik Papua Barat&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Pada saat kemerdekaan, pemerintah Belanda mempertahankan kekuasaan terhadap &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Papua_bagian_barat" title="Papua bagian barat"&gt;belahan barat&lt;/a&gt; pulau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nugini" title="Nugini" class="mw-redirect"&gt;Nugini&lt;/a&gt; (Papua), dan mengizinkan langkah-langkah menuju pemerintahan-sendiri dan pendeklarasian kemerdekaan pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1_Desember" title="1 Desember"&gt;1 Desember&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1961" title="1961"&gt;1961&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Negosiasi dengan Belanda mengenai penggabungan wilayah tersebut dengan Indonesia gagal, dan pasukan penerjun payung Indonesia mendarat di Irian pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/18_Desember" title="18 Desember"&gt;18 Desember&lt;/a&gt; sebelum kemudian terjadi pertempuran antara pasukan Indonesia dan Belanda pada 1961 dan 1962. Pada 1962 Amerika Serikat menekan Belanda agar setuju melakukan perbincangan rahasia dengan Indonesia yang menghasilkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perjanjian_New_York" title="Perjanjian New York"&gt;Perjanjian New York&lt;/a&gt; pada Agustus 1962, dan Indonesia mengambil alih kekuasaan terhadap &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Irian_Jaya" title="Irian Jaya" class="mw-redirect"&gt;Irian Jaya&lt;/a&gt; pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1_Mei" title="1 Mei"&gt;1 Mei&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1963" title="1963"&gt;1963&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Gerakan_30_September" id="Gerakan_30_September"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sejarah_Indonesia&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=20" title="Sunting bagian: Gerakan 30 September"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Gerakan 30 September&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="boilerplate" id="catmore"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Crystal_Clear_app_xmag.png" class="image" title="!"&gt;&lt;img alt="!" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ef/Crystal_Clear_app_xmag.png/20px-Crystal_Clear_app_xmag.png" border="0" height="20" width="20" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gerakan_30_September" title="Gerakan 30 September"&gt;Gerakan 30 September&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Hingga &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1965" title="1965"&gt;1965&lt;/a&gt;, PKI telah menguasai banyak dari organisasi massa yang dibentuk Soekarno untuk memperkuat dukungan untuk rezimnya dan, dengan persetujuan dari Soekarno, memulai kampanye untuk membentuk "&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Angkatan_Kelima" title="Angkatan Kelima"&gt;Angkatan Kelima&lt;/a&gt;" dengan mempersenjatai pendukungnya. Para petinggi militer menentang hal ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/30_September" title="30 September"&gt;30 September&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1965" title="1965"&gt;1965&lt;/a&gt;, enam jendral senior dan beberapa orang lainnya dibunuh dalam upaya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kudeta" title="Kudeta"&gt;kudeta&lt;/a&gt; yang disalahkan kepada para pengawal istana yang loyal kepada PKI. Panglima Komando Strategi Angkatan Darat saat itu, Mayjen &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soeharto" title="Soeharto"&gt;Soeharto&lt;/a&gt;, menumpas kudeta tersebut dan berbalik melawan PKI. Soeharto lalu menggunakan situasi ini untuk mengambil alih kekuasaan. Lebih dari puluhan ribu orang-orang yang dituduh komunis kemudian dibunuh. Jumlah korban jiwa pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1966" title="1966"&gt;1966&lt;/a&gt; mencapai setidaknya 500.000; yang paling parah terjadi di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa" title="Jawa"&gt;Jawa&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bali" title="Bali"&gt;Bali&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Era_Orde_Baru" id="Era_Orde_Baru"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Era Orde Baru&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="boilerplate" id="catmore"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Crystal_Clear_app_xmag.png" class="image" title="!"&gt;&lt;img alt="!" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ef/Crystal_Clear_app_xmag.png/20px-Crystal_Clear_app_xmag.png" border="0" height="20" width="20" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia:_Era_Orde_Baru" title="Indonesia: Era Orde Baru" class="mw-redirect"&gt;Indonesia: Era Orde Baru&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Setelah Soeharto menjadi Presiden, salah satu pertama yang dilakukannya adalah mendaftarkan Indonesia menjadi anggota PBB lagi. Indonesia pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/19_September" title="19 September"&gt;19 September&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1966" title="1966"&gt;1966&lt;/a&gt; mengumumkan bahwa Indonesia "bermaksud untuk melanjutkan kerjasama dengan PBB dan melanjutkan partisipasi dalam kegiatan-kegiatan PBB", dan menjadi anggota PBB kembali pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/28_September" title="28 September"&gt;28 September&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1966" title="1966"&gt;1966&lt;/a&gt;, tepat 16 tahun setelah Indonesia diterima pertama kalinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1968" title="1968"&gt;1968&lt;/a&gt;, MPR secara resmi melantik Soeharto untuk masa jabatan 5 tahun sebagai presiden, dan dia kemudian dilantik kembali secara berturut-turut pada tahun 1973, 1978, 1983, 1988, 1993, dan 1998.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Presiden Soeharto memulai "&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Orde_Baru" title="Orde Baru" class="mw-redirect"&gt;Orde Baru&lt;/a&gt;" dalam dunia politik Indonesia dan secara dramatis mengubah kebijakan luar negeri dan dalam negeri dari jalan yang ditempuh Soekarno pada akhir masa jabatannya. Orde Baru memilih perbaikan dan perkembangan ekonomi sebagai tujuan utamanya dan menempuh kebijakannya melalui struktur administratif yang didominasi militer namun dengan nasehat dari ahli ekonomi didikan Barat. Selama masa pemerintahannya, kebijakan-kebijakan ini, dan pengeksploitasian sumber daya alam secara besar-besaran menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang besar namun tidak merata di Indonesia. Contohnya, jumlah orang yang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kelaparan" title="Kelaparan"&gt;kelaparan&lt;/a&gt; dikurangi dengan besar pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1970-an" title="1970-an"&gt;1970-an&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1980-an" title="1980-an"&gt;1980-an&lt;/a&gt;. Dia juga memperkaya dirinya, keluarganya, dan rekan-rekat dekat melalui korupsi yang merajalela.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Irian_Jaya" id="Irian_Jaya"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Irian Jaya&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Setelah menolak supervisi dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/PBB" title="PBB"&gt;PBB&lt;/a&gt;, pemerintah Indonesia melaksanakan "Act of Free Choice" (Aksi Pilihan Bebas) di Irian Jaya pada 1969 di mana 1.025 wakil kepala-kepala daerah Irian dipilih dan kemudian diberikan latihan dalam bahasa Indonesia. Mereka secara konsensus akhirnya memilih bergabung dengan Indonesia. Sebuah resolusi Sidang Umum PBB kemudian memastikan perpindahan kekuasaan kepada Indonesia. Penolakan terhadap pemerintahan Indonesia menimbulkan aktivitas-aktivitas gerilya berskala kecil pada tahun-tahun berikutnya setelah perpindahan kekuasaan tersebut. Dalam atmosfer yang lebih terbuka setelah 1998, pernyataan-pernyataan yang lebih eksplisit yang menginginkan kemerdekaan dari Indonesia telah muncul.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Timor_Timur" id="Timor_Timur"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Timor Timur&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1596" title="1596"&gt;1596&lt;/a&gt; hingga &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1975" title="1975"&gt;1975&lt;/a&gt;, Timor Timur adalah sebuah jajahan Portugis di pulau Timor yang dikenal sebagai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Timor_Portugis" title="Timor Portugis"&gt;Timor Portugis&lt;/a&gt; dan dipisahkan dari pesisir utara Australia oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Laut_Timor" title="Laut Timor"&gt;Laut Timor&lt;/a&gt;. Akibat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Revolusi_Anyelir&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Revolusi Anyelir (belum dibuat)"&gt;kejadian politis di Portugal&lt;/a&gt;, pejabat Portugal secara mendadak mundur dari Timor Timur pada 1975. Dalam pemilu lokal pada tahun 1975, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Fretilin" title="Fretilin"&gt;Fretilin&lt;/a&gt;, sebuah partai yang dipimpin sebagian oleh orang-orang yang membawa paham &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Marxisme" title="Marxisme"&gt;Marxisme&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=UDT&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="UDT (belum dibuat)"&gt;UDT&lt;/a&gt;, menjadi partai-partai terbesar, setelah sebelumnya membentuk aliansi untuk mengkampanyekan kemerdekaan dari Portugal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/7_Desember" title="7 Desember"&gt;7 Desember&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1975" title="1975"&gt;1975&lt;/a&gt;, pasukan Indonesia masuk ke Timor Timur. Indonesia, yang mempunyai dukungan material dan diplomatik, dibantu peralatan persenjataan yang disediakan Amerika Serikat dan Australia, berharap dengan memiliki Timor Timur mereka akan memperoleh tambahan cadangan minyak dan gas alam, serta lokasi yang strategis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada masa-masa awal, pihak militer Indonesia (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/ABRI" title="ABRI" class="mw-redirect"&gt;ABRI&lt;/a&gt;) membunuh hampir 200.000 warga Timor Timur — melalui pembunuhan, pemaksaan kelaparan dan lain-lain. Banyak pelanggaran &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/HAM" title="HAM" class="mw-redirect"&gt;HAM&lt;/a&gt; yang terjadi saat Timor Timur berada dalam wilayah Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/30_Agustus" title="30 Agustus"&gt;30 Agustus&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1999" title="1999"&gt;1999&lt;/a&gt;, rakyat Timor Timur memilih untuk memisahkan diri dari Indonesia dalam sebuah pemungutan suara yang diadakan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/PBB" title="PBB"&gt;PBB&lt;/a&gt;. Sekitar 99% penduduk yang berhak memilih turut serta; 3/4-nya memilih untuk merdeka. Segera setelah hasilnya diumumkan, dikabarkan bahwa pihak militer Indonesia melanjutkan pengrusakan di Timor Timur, seperti merusak &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Infrastruktur&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Infrastruktur (belum dibuat)"&gt;infrastruktur&lt;/a&gt; di daerah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada Oktober 1999, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/MPR" title="MPR" class="mw-redirect"&gt;MPR&lt;/a&gt; membatalkan dekrit 1976 yang mengintegrasikan Timor Timur ke wilayah Indonesia, dan Otorita Transisi PBB (UNTAET) mengambil alih tanggung jawab untuk memerintah Timor Timur sehingga kemerdekaan penuh dicapai pada Mei &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2002" title="2002"&gt;2002&lt;/a&gt; sebagai negara &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Timor_Leste" title="Timor Leste"&gt;Timor Leste&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Krisis_ekonomi" id="Krisis_ekonomi"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Krisis ekonomi&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 302px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Suharto_resigns.jpg" class="image" title="Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya didampingi B.J. Habibie."&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/1/14/Suharto_resigns.jpg" class="thumbimage" border="0" height="180" width="300" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Suharto_resigns.jpg" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" height="11" width="15" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya didampingi B.J. Habibie.&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;Pada pertengahan 1997, Indonesia diserang krisis keuangan dan ekonomi Asia (untuk lebih jelas lihat: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Krisis_finansial_Asia" title="Krisis finansial Asia" class="mw-redirect"&gt;Krisis finansial Asia&lt;/a&gt;), disertai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kemarau" title="Kemarau" class="mw-redirect"&gt;kemarau&lt;/a&gt; terburuk dalam 50 tahun terakhir dan harga minyak, gas dan komoditas ekspor lainnya yang semakin jatuh. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rupiah" title="Rupiah"&gt;Rupiah&lt;/a&gt; jatuh, inflasi meningkat tajam, dan perpindahan modal dipercepat. Para demonstran, yang awalnya dipimpin para mahasiswa, meminta pengunduran diri Soeharto. Di tengah gejolak kemarahan massa yang meluas, serta ribuan mahasiswa yang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pendudukan_Gedung_DPR/MPR" title="Pendudukan Gedung DPR/MPR"&gt;menduduki gedung DPR/MPR&lt;/a&gt;, Soeharto mengundurkan diri pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/21_Mei" title="21 Mei"&gt;21 Mei&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1998" title="1998"&gt;1998&lt;/a&gt;, tiga bulan setelah MPR melantiknya untuk masa bakti ketujuh. Soeharto kemudian memilih sang Wakil Presiden, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/B._J._Habibie" title="B. J. Habibie" class="mw-redirect"&gt;B. J. Habibie&lt;/a&gt;, untuk menjadi presiden ketiga Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Era_reformasi" id="Era_reformasi"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Era reformasi&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="boilerplate" id="catmore"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Crystal_Clear_app_xmag.png" class="image" title="!"&gt;&lt;img alt="!" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ef/Crystal_Clear_app_xmag.png/20px-Crystal_Clear_app_xmag.png" border="0" height="20" width="20" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia:_Era_Reformasi" title="Indonesia: Era Reformasi" class="mw-redirect"&gt;Indonesia: Era Reformasi&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Pemerintahan_Habibie" id="Pemerintahan_Habibie"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Pemerintahan Habibie&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Presiden Habibie segera membentuk sebuah kabinet. Salah satu tugas pentingnya adalah kembali mendapatkan dukungan dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dana_Moneter_Internasional" title="Dana Moneter Internasional"&gt;Dana Moneter Internasional&lt;/a&gt; dan komunitas negara-negara donor untuk program pemulihan ekonomi. Dia juga membebaskan para tahanan politik dan mengurangi kontrol pada kebebasan berpendapat dan kegiatan organisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Pemerintahan_Wahid" id="Pemerintahan_Wahid"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Pemerintahan Wahid&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Pemilu untuk MPR, DPR, dan DPRD diadakan pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/7_Juni" title="7 Juni"&gt;7 Juni&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1999" title="1999"&gt;1999&lt;/a&gt;. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/PDI_Perjuangan" title="PDI Perjuangan" class="mw-redirect"&gt;PDI Perjuangan&lt;/a&gt; pimpinan putri Soekarno, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Megawati_Sukarnoputri" title="Megawati Sukarnoputri" class="mw-redirect"&gt;Megawati Sukarnoputri&lt;/a&gt; keluar menjadi pemenang pada pemilu parlemen dengan mendapatkan 34% dari seluruh suara; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Golkar" title="Golkar" class="mw-redirect"&gt;Golkar&lt;/a&gt; (partai Soeharto - sebelumnya selalu menjadi pemenang pemilu-pemilu sebelumnya) memperoleh 22%; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Persatuan_Pembangunan" title="Partai Persatuan Pembangunan"&gt;Partai Persatuan Pembangunan&lt;/a&gt; pimpinan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hamzah_Haz" title="Hamzah Haz"&gt;Hamzah Haz&lt;/a&gt; 12%; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Kebangkitan_Bangsa" title="Partai Kebangkitan Bangsa"&gt;Partai Kebangkitan Bangsa&lt;/a&gt; pimpinan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abdurrahman_Wahid" title="Abdurrahman Wahid"&gt;Abdurrahman Wahid&lt;/a&gt; (Gus Dur) 10%. Pada Oktober &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1999" title="1999"&gt;1999&lt;/a&gt;, MPR melantik Abdurrahman Wahid sebagai presiden dan Megawati sebagai wakil presiden untuk masa bakti 5 tahun. Wahid membentuk kabinet pertamanya, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabinet_Persatuan_Nasional" title="Kabinet Persatuan Nasional"&gt;Kabinet Persatuan Nasional&lt;/a&gt; pada awal November 1999 dan melakukan &lt;i&gt;reshuffle&lt;/i&gt; kabinetnya pada Agustus &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2000" title="2000"&gt;2000&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintahan Presiden Wahid meneruskan proses demokratisasi dan perkembangan ekonomi di bawah situasi yang menantang. Di samping ketidakpastian ekonomi yang terus berlanjut, pemerintahannya juga menghadapi konflik antar etnis dan antar agama, terutama di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Aceh" title="Aceh" class="mw-redirect"&gt;Aceh&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Maluku" title="Maluku"&gt;Maluku&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Papua" title="Papua"&gt;Papua&lt;/a&gt;. Di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Timor_Barat" title="Timor Barat"&gt;Timor Barat&lt;/a&gt;, masalah yang ditimbulkan rakyat Timor Timur yang tidak mempunyai tempat tinggal dan kekacauan yang dilakukan para militan Timor Timur pro-Indonesia mengakibatkan masalah-masalah kemanusiaan dan sosial yang besar. MPR yang semakin memberikan tekanan menantang kebijakan-kebijakan Presiden Wahid, menyebabkan perdebatan politik yang meluap-luap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Pemerintahan_Megawati" id="Pemerintahan_Megawati"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Pemerintahan Megawati&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Pada Sidang Umum MPR pertama pada Agustus 2000, Presiden Wahid memberikan laporan pertanggung jawabannya. Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/29_Januari" title="29 Januari"&gt;29 Januari&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2001" title="2001"&gt;2001&lt;/a&gt;, ribuan demonstran menyerbu MPR dan meminta Presiden agar mengundurkan diri dengan alasan keterlibatannya dalam skandal korupsi. Di bawah tekanan dari MPR untuk memperbaiki manajemen dan koordinasi di dalam pemerintahannya, dia mengedarkan keputusan presiden yang memberikan kekuasaan negara sehari-hari kepada wakil presiden Megawati. Megawati mengambil alih jabatan presiden tak lama kemudian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Pemerintahan_Yudhoyono" id="Pemerintahan_Yudhoyono"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Pemerintahan Yudhoyono&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2004" title="2004"&gt;2004&lt;/a&gt;, pemilu satu hari terbesar di dunia diadakan dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Susilo_Bambang_Yudhoyono" title="Susilo Bambang Yudhoyono"&gt;Susilo Bambang Yudhoyono&lt;/a&gt; tampil sebagai presiden baru Indonesia. Pemerintah baru ini pada awal masa kerjanya telah menerima berbagai cobaan dan tantangan besar, seperti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi_Samudra_Hindia_2004" title="Gempa bumi Samudra Hindia 2004"&gt;gempa bumi besar di Aceh dan Nias&lt;/a&gt; pada Desember 2004 yang meluluh lantakkan sebagian dari Aceh serta &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi_Sumatra_Maret_2005" title="Gempa bumi Sumatra Maret 2005"&gt;gempa bumi lain pada awal 2005&lt;/a&gt; yang mengguncang Sumatra.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/17_Juli" title="17 Juli"&gt;17 Juli&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2005" title="2005"&gt;2005&lt;/a&gt;, sebuah kesepakatan bersejarah berhasil dicapai antara pemerintah Indonesia dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gerakan_Aceh_Merdeka" title="Gerakan Aceh Merdeka"&gt;Gerakan Aceh Merdeka&lt;/a&gt; yang bertujuan mengakhiri konflik berkepanjangan selama 30 tahun di wilayah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Aceh" title="Aceh" class="mw-redirect"&gt;Aceh&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Catatan_kaki" id="Catatan_kaki"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="boilerplate" id="catmore"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Crystal_Clear_app_xmag.png" class="image" title="!"&gt;&lt;img alt="!" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ef/Crystal_Clear_app_xmag.png/20px-Crystal_Clear_app_xmag.png" border="0" height="20" width="20" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia:_Era_VOC" title="Indonesia: Era VOC" class="mw-redirect"&gt;Indonesia: Era VOC&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Mulai tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1602" title="1602"&gt;1602&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda" title="Belanda"&gt;Belanda&lt;/a&gt; secara perlahan-lahan menjadi penguasa wilayah yang kini adalah Indonesia, dengan memanfaatkan perpecahan di antara kerajaan-kerajaan kecil yang telah menggantikan Majapahit. Satu-satunya yang tidak terpengaruh adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Timor_Portugis" title="Timor Portugis"&gt;Timor Portugis&lt;/a&gt;, yang tetap dikuasai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Portugal" title="Portugal"&gt;Portugal&lt;/a&gt; hingga &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1975" title="1975"&gt;1975&lt;/a&gt; ketika berintegrasi menjadi provinsi Indonesia bernama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Timor_Timur" title="Timor Timur"&gt;Timor Timur&lt;/a&gt;. Belanda menguasai Indonesia selama hampir 350 tahun, kecuali untuk suatu masa pendek di mana sebagian kecil dari Indonesia dikuasai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Britania" title="Britania" class="mw-redirect"&gt;Britania&lt;/a&gt; setelah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Jawa_Britania-Belanda" title="Perang Jawa Britania-Belanda"&gt;Perang Jawa Britania-Belanda&lt;/a&gt; dan masa penjajahan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jepang" title="Jepang"&gt;Jepang&lt;/a&gt; pada masa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Dunia_II" title="Perang Dunia II"&gt;Perang Dunia II&lt;/a&gt;. Sewaktu menjajah Indonesia, Belanda mengembangkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hindia-Belanda" title="Hindia-Belanda"&gt;Hindia-Belanda&lt;/a&gt; menjadi salah satu kekuasaan kolonial terkaya di dunia. 350 tahun penjajahan Belanda bagi sebagian orang adalah mitos belaka karena wilayah Aceh baru ditaklukkan kemudian setelah Belanda mendekati kebangkrutannya.&lt;/p&gt; &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 102px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:VOC.svg" class="image" title="Logo VOC"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/5e/VOC.svg/100px-VOC.svg.png" class="thumbimage" border="0" height="102" width="100" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:VOC.svg" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" height="11" width="15" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; Logo VOC&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;Pada abad ke-17 dan 18 Hindia-Belanda tidak dikuasai secara langsung oleh pemerintah Belanda namun oleh perusahaan dagang bernama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/VOC" title="VOC" class="mw-redirect"&gt;Perusahaan Hindia Timur Belanda&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Belanda" title="Bahasa Belanda"&gt;bahasa Belanda&lt;/a&gt;: &lt;i&gt;Verenigde Oostindische Compagnie&lt;/i&gt; atau VOC). VOC telah diberikan hak monopoli terhadap perdagangan dan aktivitas kolonial di wilayah tersebut oleh Parlemen Belanda pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1602" title="1602"&gt;1602&lt;/a&gt;. Markasnya berada di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Batavia" title="Batavia"&gt;Batavia&lt;/a&gt;, yang kini bernama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jakarta" title="Jakarta" class="mw-redirect"&gt;Jakarta&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tujuan utama VOC adalah mempertahankan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Monopoli" title="Monopoli" class="mw-redirect"&gt;monopolinya&lt;/a&gt; terhadap &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perdagangan_rempah-rempah&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Perdagangan rempah-rempah (belum dibuat)"&gt;perdagangan rempah-rempah&lt;/a&gt; di Nusantara. Hal ini dilakukan melalui penggunaan dan ancaman kekerasan terhadap penduduk di kepulauan-kepulauan penghasil &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rempah-rempah" title="Rempah-rempah"&gt;rempah-rempah&lt;/a&gt;, dan terhadap orang-orang non-Belanda yang mencoba berdagang dengan para penduduk tersebut. Contohnya, ketika penduduk &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kepulauan_Banda" title="Kepulauan Banda"&gt;Kepulauan Banda&lt;/a&gt; terus menjual &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Biji_pala&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Biji pala (belum dibuat)"&gt;biji pala&lt;/a&gt; kepada pedagang Inggris, pasukan Belanda membunuh atau mendeportasi hampir seluruh populasi dan kemudian mempopulasikan pulau-pulau tersebut dengan pembantu-pembantu atau budak-budak yang bekerja di perkebunan pala.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;VOC menjadi terlibat dalam politik internal Jawa pada masa ini, dan bertempur dalam beberapa peperangan yang melibatkan pemimpin &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mataram" title="Mataram"&gt;Mataram&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Banten" title="Banten"&gt;Banten&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Kolonisasi_pemerintah_Belanda" id="Kolonisasi_pemerintah_Belanda"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sejarah_Indonesia&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=9" title="Sunting bagian: Kolonisasi pemerintah Belanda"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Kolonisasi pemerintah Belanda&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="boilerplate" id="catmore"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Crystal_Clear_app_xmag.png" class="image" title="!"&gt;&lt;img alt="!" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ef/Crystal_Clear_app_xmag.png/20px-Crystal_Clear_app_xmag.png" border="0" height="20" width="20" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia:_Era_Belanda" title="Indonesia: Era Belanda" class="mw-redirect"&gt;Indonesia: Era Belanda&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Setelah VOC jatuh bangkrut pada akhir &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-18" title="Abad ke-18"&gt;abad ke-18&lt;/a&gt; dan setelah kekuasaan Britania yang pendek di bawah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Thomas_Stamford_Raffles" title="Thomas Stamford Raffles" class="mw-redirect"&gt;Thomas Stamford Raffles&lt;/a&gt;, pemerintah Belanda mengambil alih kepemilikan VOC pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1816" title="1816"&gt;1816&lt;/a&gt;. Sebuah pemberontakan di Jawa berhasil ditumpas dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Diponegoro" title="Perang Diponegoro"&gt;Perang Diponegoro&lt;/a&gt; pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1825" title="1825"&gt;1825&lt;/a&gt;-&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1830" title="1830"&gt;1830&lt;/a&gt;. Setelah tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1830" title="1830"&gt;1830&lt;/a&gt; sistem &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tanam_paksa" title="Tanam paksa" class="mw-redirect"&gt;tanam paksa&lt;/a&gt; yang dikenal sebagai &lt;i&gt;cultuurstelsel&lt;/i&gt; dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Belanda" title="Bahasa Belanda"&gt;bahasa Belanda&lt;/a&gt; mulai diterapkan. Dalam sistem ini, para penduduk dipaksa menanam hasil-hasil perkebunan yang menjadi permintaan pasar dunia pada saat itu, seperti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Teh" title="Teh"&gt;teh&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kopi" title="Kopi"&gt;kopi&lt;/a&gt; dll. Hasil tanaman itu kemudian diekspor ke mancanegara. Sistem ini membawa kekayaan yang besar kepada para pelaksananya - baik yang Belanda maupun yang Indonesia. Sistem tanam paksa ini adalah monopoli pemerintah dan dihapuskan pada masa yang lebih bebas setelah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1870" title="1870"&gt;1870&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1901" title="1901"&gt;1901&lt;/a&gt; pihak Belanda mengadopsi apa yang mereka sebut &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kebijakan_Beretika" title="Kebijakan Beretika" class="mw-redirect"&gt;Kebijakan Beretika&lt;/a&gt; (bahasa Belanda: &lt;i&gt;Ethische Politiek&lt;/i&gt;), yang termasuk investasi yang lebih besar dalam pendidikan bagi orang-orang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pribumi" title="Pribumi"&gt;pribumi&lt;/a&gt;, dan sedikit perubahan politik. Di bawah gubernur-jendral &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Johannes_Benedictus_van_Heutsz" title="Johannes Benedictus van Heutsz" class="mw-redirect"&gt;J.B. van Heutsz&lt;/a&gt; pemerintah Hindia-Belanda memperpanjang kekuasaan kolonial secara langsung di sepanjang Hindia-Belanda, dan dengan itu mendirikan fondasi bagi negara Indonesia saat ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Gerakan_nasionalisme" id="Gerakan_nasionalisme"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Gerakan nasionalisme&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1905" title="1905"&gt;1905&lt;/a&gt; gerakan nasionalis yang pertama, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Serikat_Dagang_Islam" title="Serikat Dagang Islam" class="mw-redirect"&gt;Serikat Dagang Islam&lt;/a&gt; dibentuk dan kemudian diikuti pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1908" title="1908"&gt;1908&lt;/a&gt; oleh gerakan nasionalis berikutnya, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Budi_Utomo" title="Budi Utomo"&gt;Budi Utomo&lt;/a&gt;. Belanda merespon hal tersebut setelah Perang Dunia I dengan langkah-langkah penindasan. Para pemimpin nasionalis berasal dari kelompok kecil yang terdiri dari profesional muda dan pelajar, yang beberapa di antaranya telah dididik di Belanda. Banyak dari mereka yang dipenjara karena kegiatan politis, termasuk Presiden Indonesia yang pertama, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soekarno" title="Soekarno"&gt;Soekarno&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Perang Dunia II&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pada Mei &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1940" title="1940"&gt;1940&lt;/a&gt;, awal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Dunia_II" title="Perang Dunia II"&gt;Perang Dunia II&lt;/a&gt;, Belanda diduduki oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nazi" title="Nazi" class="mw-redirect"&gt;Nazi&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jerman" title="Jerman"&gt;Jerman&lt;/a&gt;. Hindia-Belanda mengumumkan keadaan siaga dan di Juli mengalihkan ekspor untuk Jepang ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/AS" title="AS" class="mw-redirect"&gt;AS&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Britania" title="Britania" class="mw-redirect"&gt;Britania&lt;/a&gt;. Negosiasi dengan Jepang yang bertujuan untuk mengamankan persediaan bahan bakar pesawat gagal di Juni &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1941" title="1941"&gt;1941&lt;/a&gt;, dan Jepang memulai penaklukan Asia Tenggara di bulan Desember tahun itu. Di bulan yang sama, faksi dari Sumatra menerima bantuan Jepang untuk mengadakan revolusi terhadap pemerintahan Belanda. Pasukan Belanda yang terakhir dikalahkan Jepang pada Maret 1942.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Pendudukan_Jepang" id="Pendudukan_Jepang"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Pendudukan Jepang&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="boilerplate" id="catmore"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Crystal_Clear_app_xmag.png" class="image" title="!"&gt;&lt;img alt="!" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ef/Crystal_Clear_app_xmag.png/20px-Crystal_Clear_app_xmag.png" border="0" height="20" width="20" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Artiel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia:_Era_Jepang" title="Indonesia: Era Jepang" class="mw-redirect"&gt;Indonesia: Era Jepang&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Pada Juli 1942, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soekarno" title="Soekarno"&gt;Soekarno&lt;/a&gt; menerima tawaran Jepang untuk mengadakan kampanye publik dan membentuk pemerintahan yang juga dapat memberikan jawaban terhadap kebutuhan militer Jepang. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soekarno" title="Soekarno"&gt;Soekarno&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mohammad_Hatta" title="Mohammad Hatta"&gt;Mohammad Hatta&lt;/a&gt;, dan para Kyai didekorasi oleh Kaisar Jepang pada tahun 1943. Tetapi, pengalaman dari penguasaan Jepang di Indonesia sangat bervariasi, tergantung di mana seseorang hidup dan status sosial orang tersebut. Bagi yang tinggal di daerah yang dianggap penting dalam peperangan, mereka mengalami &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Siksaan" title="Siksaan"&gt;siksaan&lt;/a&gt;, terlibat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perbudakan_seks_pada_Perang_Dunia_II" title="Perbudakan seks pada Perang Dunia II" class="mw-redirect"&gt;perbudakan seks&lt;/a&gt;, penahanan sembarang dan hukuman mati, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kejahatan_perang" title="Kejahatan perang"&gt;kejahatan perang&lt;/a&gt; lainnya. Orang Belanda dan campuran Indonesia-Belanda merupakan target sasaran dalam penguasaan Jepang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada Maret 1945 Jepang membentuk Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Pada pertemuan pertamanya di bulan Mei, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soepomo" title="Soepomo"&gt;Soepomo&lt;/a&gt; membicarakan integrasi nasional dan melawan individualisme perorangan; sementara itu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad_Yamin" title="Muhammad Yamin" class="mw-redirect"&gt;Muhammad Yamin&lt;/a&gt; mengusulkan bahwa negara baru tersebut juga sekaligus mengklaim &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sarawak" title="Sarawak"&gt;Sarawak&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sabah" title="Sabah"&gt;Sabah&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Malaya" title="Malaya" class="mw-redirect"&gt;Malaya&lt;/a&gt;, Portugis Timur, dan seluruh wilayah Hindia-Belanda sebelum perang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/9_Agustus" title="9 Agustus"&gt;9 Agustus&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1945" title="1945"&gt;1945&lt;/a&gt; Soekarno, Hatta dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Radjiman_Widjodiningrat" title="Radjiman Widjodiningrat" class="mw-redirect"&gt;Radjiman Widjodiningrat&lt;/a&gt; diterbangkan ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vietnam" title="Vietnam"&gt;Vietnam&lt;/a&gt; untuk bertemu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Marsekal_Terauchi" title="Marsekal Terauchi" class="mw-redirect"&gt;Marsekal Terauchi&lt;/a&gt;. Mereka dikabarkan bahwa pasukan Jepang sedang menuju kehancuran tetapi Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada 24 Agustus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Era_kemerdekaan" id="Era_kemerdekaan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Era kemerdekaan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Proklamasi_kemerdekaan" id="Proklamasi_kemerdekaan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Proklamasi kemerdekaan&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="boilerplate" id="catmore"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Crystal_Clear_app_xmag.png" class="image" title="!"&gt;&lt;img alt="!" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ef/Crystal_Clear_app_xmag.png/20px-Crystal_Clear_app_xmag.png" border="0" height="20" width="20" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Proklamasi_Kemerdekaan_Indonesia" title="Proklamasi Kemerdekaan Indonesia"&gt;Proklamasi Kemerdekaan Indonesia&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Mendengar kabar bahwa Jepang tidak lagi mempunyai kekuatan untuk membuat keputusan seperti itu pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/16_Agustus" title="16 Agustus"&gt;16 Agustus&lt;/a&gt;, Soekarno membacakan "Proklamasi" pada hari berikutnya. Kabar mengenai proklamasi menyebar melalui radio dan selebaran sementara pasukan militer Indonesia pada masa perang, Pasukan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pembela_Tanah_Air" title="Pembela Tanah Air"&gt;Pembela Tanah Air&lt;/a&gt; (PETA), para pemuda, dan lainnya langsung berangkat mempertahankan kediaman Soekarno.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/18_Agustus" title="18 Agustus"&gt;18 Agustus&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1945" title="1945"&gt;1945&lt;/a&gt; Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) melantik Soekarno sebagai Presiden dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mohammad_Hatta" title="Mohammad Hatta"&gt;Mohammad Hatta&lt;/a&gt; sebagai Wakil Presiden dengan menggunakan konstitusi yang dirancang beberapa hari sebelumnya. Kemudian dibentuk Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) sebagai parlemen sementara hingga pemilu dapat dilaksanakan. Kelompok ini mendeklarasikan pemerintahan baru pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/31_Agustus" title="31 Agustus"&gt;31 Agustus&lt;/a&gt; dan menghendaki Republik Indonesia yang terdiri dari 8 provinsi: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatra" title="Sumatra" class="mw-redirect"&gt;Sumatra&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kalimantan" title="Kalimantan"&gt;Kalimantan&lt;/a&gt; (tidak termasuk wilayah Sabah, Sarawak dan Brunei), &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Barat" title="Jawa Barat"&gt;Jawa Barat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Tengah" title="Jawa Tengah"&gt;Jawa Tengah&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Timur" title="Jawa Timur"&gt;Jawa Timur&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sulawesi" title="Sulawesi"&gt;Sulawesi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Maluku" title="Maluku"&gt;Maluku&lt;/a&gt; (termasuk &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Papua" title="Papua"&gt;Papua&lt;/a&gt;) dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kepulauan_Sunda_Kecil" title="Kepulauan Sunda Kecil" class="mw-redirect"&gt;Nusa Tenggara&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Perang_kemerdekaan" id="Perang_kemerdekaan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sejarah_Indonesia&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=15" title="Sunting bagian: Perang kemerdekaan"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Perang kemerdekaan&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="boilerplate" id="catmore"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Crystal_Clear_app_xmag.png" class="image" title="!"&gt;&lt;img alt="!" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ef/Crystal_Clear_app_xmag.png/20px-Crystal_Clear_app_xmag.png" border="0" height="20" width="20" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia:_Era_1945-1949" title="Indonesia: Era 1945-1949" class="mw-redirect"&gt;Indonesia: Era 1945-1949&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 252px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Proklamasi.png" class="image" title="Teks Proklamasi"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/0/07/Proklamasi.png/250px-Proklamasi.png" class="thumbimage" border="0" height="168" width="250" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Proklamasi.png" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" height="11" width="15" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; Teks Proklamasi&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;Dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1945" title="1945"&gt;1945&lt;/a&gt; hingga &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1949" title="1949"&gt;1949&lt;/a&gt;, persatuan kelautan Australia yang bersimpati dengan usaha kemerdekaan, melarang segala pelayaran Belanda sepanjang konflik ini agar Belanda tidak mempunyai dukungan logistik maupun suplai yang diperlukan untuk membentuk kembali kekuasaan kolonial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usaha Belanda untuk kembali berkuasa dihadapi perlawanan yang kuat. Setelah kembali ke Jawa, pasukan Belanda segera merebut kembali ibukota kolonial Batavia, akibatnya para nasionalis menjadikan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yogyakarta" title="Yogyakarta" class="mw-redirect"&gt;Yogyakarta&lt;/a&gt; sebagai ibukota mereka. Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/27_Desember" title="27 Desember"&gt;27 Desember&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1949" title="1949"&gt;1949&lt;/a&gt; (lihat artikel tentang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/27_Desember_1949" title="27 Desember 1949" class="mw-redirect"&gt;27 Desember 1949&lt;/a&gt;), setelah 4 tahun peperangan dan negosiasi, Ratu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Juliana_dari_Belanda" title="Juliana dari Belanda"&gt;Juliana dari Belanda&lt;/a&gt; memindahkan kedaulatan kepada pemerintah Federal Indonesia. Pada 1950, Indonesia menjadi anggota ke-60 &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/PBB" title="PBB"&gt;PBB&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lihat pula &lt;a href="http://countrystudies.us/indonesia/16.htm" class="external text" title="http://countrystudies.us/indonesia/16.htm" rel="nofollow"&gt;The National Revolution, 1945-50&lt;/a&gt; untuk keterangan lebih lanjut (dalam bahasa Inggris).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Demokrasi_parlementer" id="Demokrasi_parlementer"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sejarah_Indonesia&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=16" title="Sunting bagian: Demokrasi parlementer"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Demokrasi parlementer&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Tidak lama setelah itu, Indonesia mengadopsi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/UUD_%2745" title="UUD '45" class="mw-redirect"&gt;undang-undang baru&lt;/a&gt; yang terdiri dari sistem parlemen di mana dewan eksekutifnya dipilih oleh dan bertanggung jawab kepada parlemen atau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/MPR" title="MPR" class="mw-redirect"&gt;MPR&lt;/a&gt;. MPR terbagi kepada partai-partai politik sebelum dan sesudah pemilu pertama pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1955" title="1955"&gt;1955&lt;/a&gt;, sehingga koalisi pemerintah yang stabil susah dicapai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peran Islam di Indonesia menjadi hal yang rumit. Soekarno lebih memilih negara &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sekuler" title="Sekuler" class="mw-redirect"&gt;sekuler&lt;/a&gt; yang berdasarkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pancasila" title="Pancasila"&gt;Pancasila&lt;/a&gt; sementara beberapa kelompok Muslim lebih menginginkan negara Islam atau undang-undang yang berisi sebuah bagian yang menyaratkan umat Islam takluk kepada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Syariah" title="Syariah" class="mw-redirect"&gt;hukum Islam&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Demokrasi_Terpimpin" id="Demokrasi_Terpimpin"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sejarah_Indonesia&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=17" title="Sunting bagian: Demokrasi Terpimpin"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Demokrasi Terpimpin&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="boilerplate" id="catmore"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Crystal_Clear_app_xmag.png" class="image" title="!"&gt;&lt;img alt="!" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ef/Crystal_Clear_app_xmag.png/20px-Crystal_Clear_app_xmag.png" border="0" height="20" width="20" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia:_Era_Demokrasi_Terpimpin" title="Indonesia: Era Demokrasi Terpimpin" class="mw-redirect"&gt;Indonesia: Era Demokrasi Terpimpin&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Pemberontakan yang gagal di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera" title="Sumatera"&gt;Sumatera&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sulawesi" title="Sulawesi"&gt;Sulawesi&lt;/a&gt;, Jawa Barat dan pulau-pulau lainnya yang dimulai sejak 1958, ditambah kegagalan MPR untuk mengembangkan konstitusi baru, melemahkan sistem parlemen Indonesia. Akibatnya pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1959" title="1959"&gt;1959&lt;/a&gt; ketika Presiden &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soekarno" title="Soekarno"&gt;Soekarno&lt;/a&gt; secara unilateral membangkitkan kembali konstitusi 1945 yang bersifat sementara, yang memberikan kekuatan presidensil yang besar, dia tidak menemui banyak hambatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari 1959 hingga 1965, Presiden Soekarno berkuasa dalam rezim yang otoriter di bawah label "&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Demokrasi_Terpimpin" title="Demokrasi Terpimpin" class="mw-redirect"&gt;Demokrasi Terpimpin&lt;/a&gt;". Dia juga menggeser kebijakan luar negeri Indonesia menuju non-blok, kebijakan yang didukung para pemimpin penting negara-negara bekas jajahan yang menolak aliansi resmi dengan Blok Barat maupun Blok &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Uni_Soviet" title="Uni Soviet"&gt;Uni Soviet&lt;/a&gt;. Para pemimpin tersebut berkumpul di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bandung" title="Bandung" class="mw-redirect"&gt;Bandung&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Barat" title="Jawa Barat"&gt;Jawa Barat&lt;/a&gt; pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1955" title="1955"&gt;1955&lt;/a&gt; dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/KTT_Asia-Afrika" title="KTT Asia-Afrika" class="mw-redirect"&gt;KTT Asia-Afrika&lt;/a&gt; untuk mendirikan fondasi yang kelak menjadi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gerakan_Non-Blok" title="Gerakan Non-Blok"&gt;Gerakan Non-Blok&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada akhir &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1950-an" title="1950-an"&gt;1950-an&lt;/a&gt; dan awal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1960-an" title="1960-an"&gt;1960-an&lt;/a&gt;, Soekarno bergerak lebih dekat kepada negara-negara komunis Asia dan kepada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Komunis_Indonesia" title="Partai Komunis Indonesia"&gt;Partai Komunis Indonesia&lt;/a&gt; (PKI) di dalam negeri. Meski PKI merupakan partai komunis terbesar di dunia di luar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Uni_Soviet" title="Uni Soviet"&gt;Uni Soviet&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/RRC" title="RRC" class="mw-redirect"&gt;China&lt;/a&gt;, dukungan massanya tak pernah menunjukkan penurutan ideologis kepada partai komunis seperti di negara-negara lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Konfrontasi_Indonesia-Malaysia" id="Konfrontasi_Indonesia-Malaysia"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sejarah_Indonesia&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=18" title="Sunting bagian: Konfrontasi Indonesia-Malaysia"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Konfrontasi Indonesia-Malaysia&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="boilerplate" id="catmore"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Crystal_Clear_app_xmag.png" class="image" title="!"&gt;&lt;img alt="!" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ef/Crystal_Clear_app_xmag.png/20px-Crystal_Clear_app_xmag.png" border="0" height="20" width="20" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Konfrontasi_Indonesia-Malaysia" title="Konfrontasi Indonesia-Malaysia"&gt;Konfrontasi Indonesia-Malaysia&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Soekarno menentang pembentukan Federasi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Malaysia" title="Malaysia"&gt;Malaysia&lt;/a&gt; dan menyebut bahwa hal tersebut adalah sebuah "rencana neo-kolonial" untuk mempermudah rencana komersial &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inggris" title="Inggris"&gt;Inggris&lt;/a&gt; di wilayah tersebut. Selain itu dengan pembentukan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Federasi_Malaysia" title="Federasi Malaysia" class="mw-redirect"&gt;Federasi Malaysia&lt;/a&gt;, hal ini dianggap akan memperluas pengaruh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Imperialisme" title="Imperialisme"&gt;imperialisme&lt;/a&gt; negara-negara Barat di kawasan Asia dan memberikan celah kepada negara Inggris dan Australia untuk mempengaruhi perpolitikan regional Asia. Menanggapi keputusan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/PBB" title="PBB"&gt;PBB&lt;/a&gt; untuk mengakui kedaulatan Malaysia dan menjadikan Malaysia anggota tidak tetap &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dewan_Keamanan_PBB" title="Dewan Keamanan PBB" class="mw-redirect"&gt;Dewan Keamanan PBB&lt;/a&gt;, presiden Soekarno mengumumkan pengunduran diri negara Indonesia dari keanggotaan PBB pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/20_Januari" title="20 Januari"&gt;20 Januari&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1965" title="1965"&gt;1965&lt;/a&gt; dan mendirikan Konferensi Kekuatan Baru (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/CONEFO" title="CONEFO"&gt;CONEFO&lt;/a&gt;) sebagai tandingan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/PBB" title="PBB"&gt;PBB&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/GANEFO" title="GANEFO"&gt;GANEFO&lt;/a&gt; sebagai tandingan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Olimpiade" title="Olimpiade"&gt;Olimpiade&lt;/a&gt;. Pada tahun itu juga konfrontasi ini kemudian mengakibatkan pertempuran antara pasukan Indonesia dan Malaysia (yang dibantu oleh Inggris).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Nasib_Irian_Barat" id="Nasib_Irian_Barat"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sejarah_Indonesia&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=19" title="Sunting bagian: Nasib Irian Barat"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Nasib Irian Barat&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="boilerplate" id="catmore"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Crystal_Clear_app_xmag.png" class="image" title="!"&gt;&lt;img alt="!" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ef/Crystal_Clear_app_xmag.png/20px-Crystal_Clear_app_xmag.png" border="0" height="20" width="20" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Konflik_Papua_Barat" title="Konflik Papua Barat" class="mw-redirect"&gt;Konflik Papua Barat&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Pada saat kemerdekaan, pemerintah Belanda mempertahankan kekuasaan terhadap &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Papua_bagian_barat" title="Papua bagian barat"&gt;belahan barat&lt;/a&gt; pulau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nugini" title="Nugini" class="mw-redirect"&gt;Nugini&lt;/a&gt; (Papua), dan mengizinkan langkah-langkah menuju pemerintahan-sendiri dan pendeklarasian kemerdekaan pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1_Desember" title="1 Desember"&gt;1 Desember&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1961" title="1961"&gt;1961&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Negosiasi dengan Belanda mengenai penggabungan wilayah tersebut dengan Indonesia gagal, dan pasukan penerjun payung Indonesia mendarat di Irian pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/18_Desember" title="18 Desember"&gt;18 Desember&lt;/a&gt; sebelum kemudian terjadi pertempuran antara pasukan Indonesia dan Belanda pada 1961 dan 1962. Pada 1962 Amerika Serikat menekan Belanda agar setuju melakukan perbincangan rahasia dengan Indonesia yang menghasilkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perjanjian_New_York" title="Perjanjian New York"&gt;Perjanjian New York&lt;/a&gt; pada Agustus 1962, dan Indonesia mengambil alih kekuasaan terhadap &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Irian_Jaya" title="Irian Jaya" class="mw-redirect"&gt;Irian Jaya&lt;/a&gt; pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1_Mei" title="1 Mei"&gt;1 Mei&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1963" title="1963"&gt;1963&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Gerakan_30_September" id="Gerakan_30_September"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sejarah_Indonesia&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=20" title="Sunting bagian: Gerakan 30 September"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Gerakan 30 September&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="boilerplate" id="catmore"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Crystal_Clear_app_xmag.png" class="image" title="!"&gt;&lt;img alt="!" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ef/Crystal_Clear_app_xmag.png/20px-Crystal_Clear_app_xmag.png" border="0" height="20" width="20" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gerakan_30_September" title="Gerakan 30 September"&gt;Gerakan 30 September&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Hingga &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1965" title="1965"&gt;1965&lt;/a&gt;, PKI telah menguasai banyak dari organisasi massa yang dibentuk Soekarno untuk memperkuat dukungan untuk rezimnya dan, dengan persetujuan dari Soekarno, memulai kampanye untuk membentuk "&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Angkatan_Kelima" title="Angkatan Kelima"&gt;Angkatan Kelima&lt;/a&gt;" dengan mempersenjatai pendukungnya. Para petinggi militer menentang hal ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/30_September" title="30 September"&gt;30 September&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1965" title="1965"&gt;1965&lt;/a&gt;, enam jendral senior dan beberapa orang lainnya dibunuh dalam upaya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kudeta" title="Kudeta"&gt;kudeta&lt;/a&gt; yang disalahkan kepada para pengawal istana yang loyal kepada PKI. Panglima Komando Strategi Angkatan Darat saat itu, Mayjen &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soeharto" title="Soeharto"&gt;Soeharto&lt;/a&gt;, menumpas kudeta tersebut dan berbalik melawan PKI. Soeharto lalu menggunakan situasi ini untuk mengambil alih kekuasaan. Lebih dari puluhan ribu orang-orang yang dituduh komunis kemudian dibunuh. Jumlah korban jiwa pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1966" title="1966"&gt;1966&lt;/a&gt; mencapai setidaknya 500.000; yang paling parah terjadi di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa" title="Jawa"&gt;Jawa&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bali" title="Bali"&gt;Bali&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sejarah_Indonesia&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=30" title="Sunting bagian: Catatan kaki"&gt;ng&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Catatan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Indonesia#cite_ref-0" title=""&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; Masih diperdebatkan, apakah termasuk &lt;i&gt;H. erectus&lt;/i&gt; atau &lt;i&gt;H. &lt;/i&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3962557486756790641-7499815330333947556?l=gabrielkukuh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gabrielkukuh.blogspot.com/feeds/7499815330333947556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gabrielkukuh.blogspot.com/2009/01/artikel-ini-membutuhkan-catatan-kaki.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3962557486756790641/posts/default/7499815330333947556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3962557486756790641/posts/default/7499815330333947556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gabrielkukuh.blogspot.com/2009/01/artikel-ini-membutuhkan-catatan-kaki.html' title=''/><author><name>liverpool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04616733328398765017</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3962557486756790641.post-8301141479590181580</id><published>2009-01-30T21:47:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T21:53:06.006-08:00</updated><title type='text'>liverpool</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_r5an3BmvQaw/SYPm7OU8vcI/AAAAAAAAAAU/4sqYc0k9WZs/s1600-h/liverpool.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 113px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_r5an3BmvQaw/SYPm7OU8vcI/AAAAAAAAAAU/4sqYc0k9WZs/s320/liverpool.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297331491850468802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/komp_2/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-3.jpg" alt="" /&gt;&lt;b&gt;Liverpool Football Club&lt;/b&gt; (dikenal pula sebagai &lt;i&gt;&lt;b&gt;Liverpool&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; atau &lt;i&gt;&lt;b&gt;The Reds&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;) adalah sebuah klub &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sepak_bola" title="Sepak bola"&gt;sepak bola&lt;/a&gt; peserta &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Liga_Utama_Inggris" title="Liga Utama Inggris"&gt;Liga Utama&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inggris" title="Inggris"&gt;Inggris&lt;/a&gt;. Liverpool adalah klub tersukses dalam sejarah persepakbolaan Inggris yang bermarkas di kota &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Liverpool" title="Liverpool"&gt;Liverpool&lt;/a&gt;. Liverpool telah memenangkan 5 tropi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Liga_Champions" title="Liga Champions" class="mw-redirect"&gt;Liga Champions&lt;/a&gt; (dulu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Piala_Champions" title="Piala Champions" class="mw-redirect"&gt;Piala Champions&lt;/a&gt;), yang merupakan rekor Inggris.18 gelar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Liga_Utama_Inggris" title="Liga Utama Inggris"&gt;Liga Inggris&lt;/a&gt;, 7 &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Piala_FA" title="Piala FA"&gt;Piala FA&lt;/a&gt;, serta, 7 kali juara &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Piala_Liga_%28Inggris%29" title="Piala Liga (Inggris)"&gt;Piala Liga&lt;/a&gt;. Stadion mereka berada di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Anfield" title="Anfield"&gt;Anfield&lt;/a&gt;, yang terletak sekitar 4,8 km dari pusat kota &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Liverpool" title="Liverpool"&gt;Liverpool&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Liverpool didirikan pada tahun 1892, pada awalnya adalah sebuah klub dengan prestasi yang tidak terlalu menonjol hingga &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bill_Shankly" title="Bill Shankly"&gt;Bill Shankly&lt;/a&gt; diangkat sebagai manajer tim. Dibawah asuhan Shankly, Liverpool memenangkan 3 trophi Liga, 2 tropi Piala FA, serta gelar eropa pertama dengan menjuarai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Piala_UEFA" title="Piala UEFA"&gt;Piala UEFA&lt;/a&gt;. Selama hampir 30 tahun, Liverpool menjadi klub paling sukses di Inggris bahkan menjadi salah satu yang terbaik dalam sejarah sepak bola eropa dengan memenangi 4 tropi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Piala_Champion" title="Piala Champion" class="mw-redirect"&gt;Piala Champion&lt;/a&gt; antara tahun 1977 hingga 1984. Namun pada era 90-an, Liverpool mengalami penurunan hingga akhirnya mulai bangkit kembali pada awal millenium dengan meraih &lt;i&gt;treble&lt;/i&gt; pada tahun 2001 serta tropi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Liga_Champions" title="Liga Champions" class="mw-redirect"&gt;Liga Champions&lt;/a&gt; ke 5.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam tradisinya, merah dan putih adalah warna klub. Namun dalam berkembangannya berubah menjadi merah pada era 1960an. Seperti lambang klub yang terus berkembang mengikuti perkembangan sejarah Liverpool, dengan dua nyala api yang dimasukkan ke dalam lambang klub setelah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tragedi_Hillsborough" title="Tragedi Hillsborough"&gt;Tragedi Hillsborough&lt;/a&gt; untuk menghormati 96 suporter Liverpool yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Liverpool telah bermain di Anfield sejak didirikan, dan direncanakan untuk pindah ke stadiun yang baru di Stanley Park. Diperkirakan stadiun baru akan selesai pada 2011.&lt;/p&gt;     &lt;table class="infobox vcard" style="width: 25em; text-align: left; font-size: 90%;" cellspacing="5"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Liverpool_FC_logo.png" class="image" title="Emblem Liverpool"&gt;&lt;img alt="Emblem Liverpool" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/b/b2/Liverpool_FC_logo.png/130px-Liverpool_FC_logo.png" border="0" height="175" width="130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;th style=""&gt;Nama lengkap&lt;/th&gt; &lt;td class="" style=""&gt;Liverpool Football Club&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;th style=""&gt;Julukan&lt;/th&gt; &lt;td class="" style=""&gt;The Reds&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;th style=""&gt;Didirikan&lt;/th&gt; &lt;td class="" style=""&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=15_Maret_1892&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="15 Maret 1892 (belum dibuat)"&gt;15 Maret 1892&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;th style=""&gt;Stadion&lt;/th&gt; &lt;td class="" style=""&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Anfield" title="Anfield"&gt;Anfield&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Liverpool" title="Liverpool"&gt;Liverpool&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_stadion_sepak_bola_menurut_kapasitas" title="Daftar stadion sepak bola menurut kapasitas"&gt;Kapasitas&lt;/a&gt;: 45.362)&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;th style=""&gt;Ketua&lt;/th&gt; &lt;td class="" style=""&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Flag_of_the_United_States.svg" class="image" title="Flag of the United States.svg"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/a4/Flag_of_the_United_States.svg/25px-Flag_of_the_United_States.svg.png" class="thumbborder" border="0" height="13" width="25" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tom_Hicks&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Tom Hicks (belum dibuat)"&gt;Tom Hicks&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Flag_of_the_United_States.svg" class="image" title="Flag of the United States.svg"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/a4/Flag_of_the_United_States.svg/25px-Flag_of_the_United_States.svg.png" class="thumbborder" border="0" height="13" width="25" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=George_Gillett&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="George Gillett (belum dibuat)"&gt;George Gillett&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;th style=""&gt;Manajer&lt;/th&gt; &lt;td class="" style=""&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Flag_of_Spain.svg" class="image" title="Flag of Spain.svg"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/9/9a/Flag_of_Spain.svg/25px-Flag_of_Spain.svg.png" class="thumbborder" border="0" height="17" width="25" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rafael_Benitez" title="Rafael Benitez" class="mw-redirect"&gt;Rafael Benitez&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;th style=""&gt;Liga&lt;/th&gt; &lt;td class="" style=""&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Liga_Premier_Inggris" title="Liga Premier Inggris" class="mw-redirect"&gt;Liga Premier Inggris&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;th style=""&gt;2007-08&lt;/th&gt; &lt;td class="" style=""&gt;Liga Premier Inggris (4)&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td colspan="2" class="" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td class="toccolours" style="padding: 0pt; background: rgb(255, 255, 255) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: center;" colspan="2"&gt; &lt;table style="width: 100%; text-align: center;"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt; &lt;table style="margin: 0pt auto; background: rgb(255, 255, 255) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; width: 90px; text-align: center;" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor="#dd0000"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Kit_left_arm_shoulder_stripes_white_stripes_half.png" class="image" title="Team colours"&gt;&lt;img alt="Team colours" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/d/db/Kit_left_arm_shoulder_stripes_white_stripes_half.png" border="0" height="59" width="31" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor="#dd0000"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Kit_body_liverpoolfc_0810_h.png" class="image" title="Team colours"&gt;&lt;img alt="Team colours" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/a/a0/Kit_body_liverpoolfc_0810_h.png" border="0" height="59" width="38" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor="#dd0000"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Kit_right_arm_shoulder_stripes_white_stripes_half.png" class="image" title="Team colours"&gt;&lt;img alt="Team colours" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/c/c3/Kit_right_arm_shoulder_stripes_white_stripes_half.png" border="0" height="59" width="31" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td colspan="3" bgcolor="#dd0000" height="36"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Kit_shorts.png" class="image" title="Team colours"&gt;&lt;img alt="Team colours" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/6f/Kit_shorts.png" border="0" height="36" width="100" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td colspan="3" bgcolor="#dd0000"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Kit_socks.png" class="image" title="Team colours"&gt;&lt;img alt="Team colours" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/2/2b/Kit_socks.png" border="0" height="25" width="100" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td colspan="3"&gt;　&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td colspan="3"&gt;&lt;b&gt;Kostum kandang&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;table style="margin: 0pt auto; background: rgb(255, 255, 255) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; width: 90px; text-align: center;" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor="#bbbbbb"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Kit_left_arm_shoulder_stripes_red_stripes_half.png" class="image" title="Team colours"&gt;&lt;img alt="Team colours" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/d/d7/Kit_left_arm_shoulder_stripes_red_stripes_half.png" border="0" height="59" width="31" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor="#bbbbbb"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Kit_body_shoulder_stripes_red_stripes_lfca0809.png" class="image" title="Team colours"&gt;&lt;img alt="Team colours" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/7/7c/Kit_body_shoulder_stripes_red_stripes_lfca0809.png" border="0" height="59" width="38" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor="#bbbbbb"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Kit_right_arm_shoulder_stripes_red_stripes_half.png" class="image" title="Team colours"&gt;&lt;img alt="Team colours" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/c/c7/Kit_right_arm_shoulder_stripes_red_stripes_half.png" border="0" height="59" width="31" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td colspan="3" bgcolor="#bbbbbb" height="36"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Kit_shorts.png" class="image" title="Team colours"&gt;&lt;img alt="Team colours" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/6f/Kit_shorts.png" border="0" height="36" width="100" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td colspan="3" bgcolor="#bbbbbb"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Kit_socks.png" class="image" title="Team colours"&gt;&lt;img alt="Team colours" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/2/2b/Kit_socks.png" border="0" height="25" width="100" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td colspan="3"&gt;　&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td colspan="3"&gt;&lt;b&gt;Kostum tandang&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;table style="margin: 0pt auto; background: rgb(255, 255, 255) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; width: 90px; text-align: center;" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor="#3e6761"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Kit_left_arm_shoulder_stripes_white_stripes_half.png" class="image" title="Team colours"&gt;&lt;img alt="Team colours" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/d/db/Kit_left_arm_shoulder_stripes_white_stripes_half.png" border="0" height="59" width="31" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor="#3e6761"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Kit_body_shoulder_stripes_white_stripes_black_collar.png" class="image" title="Team colours"&gt;&lt;img alt="Team colours" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/0/04/Kit_body_shoulder_stripes_white_stripes_black_collar.png" border="0" height="59" width="38" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor="#3e6761"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Kit_right_arm_shoulder_stripes_white_stripes_half.png" class="image" title="Team colours"&gt;&lt;img alt="Team colours" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/c/c3/Kit_right_arm_shoulder_stripes_white_stripes_half.png" border="0" height="59" width="31" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td colspan="3" bgcolor="#000000" height="36"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Kit_shorts.png" class="image" title="Team colours"&gt;&lt;img alt="Team colours" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/6f/Kit_shorts.png" border="0" height="36" width="100" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td colspan="3" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Kit_socks.png" class="image" title="Team colours"&gt;&lt;img alt="Team colours" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/2/2b/Kit_socks.png" border="0" height="25" width="100" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td colspan="3"&gt;　&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td colspan="3"&gt;&lt;b&gt;Kostum ketiga&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;b&gt;Liverpool Football Club&lt;/b&gt; (dikenal pula&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3962557486756790641-8301141479590181580?l=gabrielkukuh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gabrielkukuh.blogspot.com/feeds/8301141479590181580/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gabrielkukuh.blogspot.com/2009/01/liverpool.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3962557486756790641/posts/default/8301141479590181580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3962557486756790641/posts/default/8301141479590181580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gabrielkukuh.blogspot.com/2009/01/liverpool.html' title='liverpool'/><author><name>liverpool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04616733328398765017</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_r5an3BmvQaw/SYPm7OU8vcI/AAAAAAAAAAU/4sqYc0k9WZs/s72-c/liverpool.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3962557486756790641.post-1143696539115533966</id><published>2009-01-30T21:32:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T21:40:36.611-08:00</updated><title type='text'>Koperasi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_r5an3BmvQaw/SYPkGqvqNWI/AAAAAAAAAAM/08DiltRKUx0/s1600-h/koperasi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 112px; height: 114px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_r5an3BmvQaw/SYPkGqvqNWI/AAAAAAAAAAM/08DiltRKUx0/s320/koperasi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297328389922370914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/komp_2/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /&gt;&lt;b&gt;Koperasi&lt;/b&gt; adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Badan_usaha" title="Badan usaha" class="mw-redirect"&gt;badan usaha&lt;/a&gt; yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan pengertian tersebut, yang dapat menjadi anggota koperasi yaitu:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Perorangan, yaitu orang yang secara sukarela menjadi anggota koperasi;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Badan hukum koperasi, yaitu suatu koperasi yang menjadi anggota koperasi yang memiliki lingkup lebih luas.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pernyataan_Standard_Akuntansi_Keua&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Pernyataan Standard Akuntansi Keua (belum dibuat)"&gt;Pernyataan Standard Akuntansi Keuangan&lt;/a&gt; (PSAK) No. 27 (Revisi 1998), disebutkan bahwa karateristik utama koperasi yang membedakan dengan badan usaha lain, yaitu anggota koperasi memiliki identitas ganda. Identitas ganda maksudnya anggota koperasi merupakan pemilik sekaligus pengguna &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jasa" title="Jasa"&gt;jasa&lt;/a&gt; koperasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Umumnya koperasi dikendalikan secara bersama oleh seluruh anggotanya, di mana setiap anggota memiliki &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hak_suara" title="Hak suara"&gt;hak suara&lt;/a&gt; yang sama dalam setiap keputusan yang diambil koperasi. Pembagian keuntungan koperasi (biasa disebut &lt;i&gt;Sisa Hasil Usaha&lt;/i&gt; atau SHU) biasanya dihitung berdasarkan andil anggota tersebut dalam koperasi, misalnya dengan melakukan pembagian dividen berdasarkan besar pembelian atau penjualan yang dilakukan oleh si anggota.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3962557486756790641-1143696539115533966?l=gabrielkukuh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gabrielkukuh.blogspot.com/feeds/1143696539115533966/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gabrielkukuh.blogspot.com/2009/01/koperasi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3962557486756790641/posts/default/1143696539115533966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3962557486756790641/posts/default/1143696539115533966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gabrielkukuh.blogspot.com/2009/01/koperasi.html' title='Koperasi'/><author><name>liverpool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04616733328398765017</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_r5an3BmvQaw/SYPkGqvqNWI/AAAAAAAAAAM/08DiltRKUx0/s72-c/koperasi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
